Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Padang Arafah, Arab Saudi, guna bersiap melaksanakan wukuf yang merupakan puncak ibadah haji. Setibanya di lokasi, para jemaah langsung disambut oleh petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan diarahkan menuju tenda masing-masing untuk beristirahat.
Jurnalis Metro TV, Mahmud Fauzi, melaporkan langsung dari Makkah bahwa kloter pertama yang tiba adalah kloter 75 Embarkasi Solo dan 34 Embarkasi Kertajati. Mereka telah memasuki kawasan Arafah sejak pukul 09.00 Waktu Arab Saudi (WAS) dan langsung menempati tenda yang sudah dilengkapi dengan data manifes jemaah.
Skema Tiga Gelombang Keberangkatan
Guna menghindari penumpukan di lokasi dan kemacetan parah di jalan, pergerakan total 221 ribu haji Indonesia dari hotel di Makkah menuju Arafah dibagi ke dalam tiga gelombang:
- Gelombang Pagi (07.00 - 10.00 WAS): Memberangkatkan 74.640 jemaah.
- Gelombang Siang (11.30 WAS): Memberangkatkan 68.800 jemaah.
- Gelombang Sore (16.30 WAS): Memberangkatkan 62.200 jemaah.
Baca Juga :
Wamenhaj Pastikan Seluruh Fasilitas Jemaah saat Armuzna Siap DigunakanAntisipasi Cuaca Panas dan Kemacetan
Menteri Haji dan Umrah, Muhammad Irfan Yusuf, memastikan ketersediaan akomodasi, konsumsi, dan transportasi bagi seluruh jemaah di Arafah telah siap sepenuhnya. Kendati progres pergerakan jemaah sejauh ini terpantau lancar, PPIH tetap melakukan langkah mitigasi terhadap dua potensi kendala utama di lapangan yakni kepadatan lalu lintas dan cuaca ekstrem.
Waktu tempuh dari Makkah ke Arafah yang di hari biasa hanya memakan waktu 40 menit, pada fase puncak ini diprediksi membengkak hingga 2-3 jam akibat padatnya volume kendaraan. Suhu udara di Arafah juga saat ini menyentuh angka 45 derajat Celsius dengan kondisi udara yang sangat kering.
Dengan kolaborasi optimal antara PPIH dan otoritas Arab Saudi, seluruh fase kedatangan hingga pelaksanaan wukuf diharapkan dapat berjalan lancar sehingga jemaah bisa beribadah dengan aman dan maksimal.




