Penampakan Tenda Arafah Dipenuhi Jemaah Haji Indonesia Jelang Wukuf Hari Ini

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Hamparan tenda putih di Padang Arafah mulai dipenuhi jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan secara bertahap dari hotel-hotel mereka di Mekkah pada Senin, 25 Mei 2026, bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Jutaan jemaah tampak bersiap menjalani fase paling sakral dalam ibadah haji, yakni wukuf di Arafah.

Kementerian Haji dan Umrah menyebut proses pergerakan menuju Arafah dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh jemaah dapat menempati tenda dengan tertib dan aman selama puncak ibadah haji berlangsung.

Baca Juga :
Cara Arab Saudi Redam Suhu Panas Ekstrem saat Puncak Ibadah Haji
Arab Saudi Desak Trump Tunda Serangan ke Iran hingga Selesai Ibadah Haji

"Alhamdulillah, memasuki hari ke-34 operasional penyelenggaraan ibadah haji, hari ini jemaah haji Indonesia mulai bergerak menuju Arafah secara bertahap untuk menjalani puncak ibadah haji. Ini adalah fase yang sangat penting dan membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan seluruh jemaah," kata Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Ulfa Assegaf, di Jakarta, Senin.

Maria menjelaskan, keberangkatan jemaah menuju kawasan tenda Arafah dibagi dalam tiga gelombang, yakni pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi. Ia mengimbau jemaah agar mengikuti jadwal yang telah ditentukan, tidak bergerak sendiri, tidak mendahului rombongan, dan selalu mematuhi arahan petugas kloter, sektor, maupun pembimbing ibadah agar seluruh proses berjalan tertib dan aman.

Di kawasan Arafah, tenda-tenda berpendingin udara telah disiapkan untuk menampung jemaah selama menjalani wukuf. Petugas juga disiagakan untuk membantu kebutuhan konsumsi, kesehatan, hingga pendampingan ibadah.

Selain memastikan kelancaran penempatan jemaah di tenda Arafah, Kemenhaj turut mengingatkan pentingnya menjaga ketentuan ihram selama rangkaian ibadah berlangsung.

"Bagi jemaah laki-laki, kami ingatkan agar tidak memakai pakaian berjahit yang membentuk anggota badan, tidak menutup kepala dengan penutup yang melekat seperti peci atau sorban, serta tidak menggunakan alas kaki yang menutupi mata kaki dan tumit," jelas Maria.

Ia menambahkan, jemaah perempuan dalam kondisi ihram juga tidak diperkenankan menggunakan cadar maupun sarung tangan. "Seluruh jemaah juga harus menjaga diri dari larangan ihram lainnya seperti memotong kuku, mencabut rambut, menggunakan wangi-wangian setelah niat ihram, serta menjaga lisan dan perilaku agar ibadah tetap khusyuk," lanjutnya.

Baca Juga :
Ratusan Ribu Peziarah Bergerak ke Mina di Hari Tarwiyah, Jemaah Haji RI Langsung ke Arafah
Jemaah Daftar Tunggu Tak Terima Manfaat Dana Haji, DPR Mau Revisi UU BPKH
Jumlah Jemaah Haji 2026 Lampaui Tahun Lalu Meski Timur Tengah Dilanda Perang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Banten Intensifkan Patroli Antisipasi Isu Pocong Palsu
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Penyiksaan Brutal Israel Selama 4 Hari Penahanan Aktivis GSF, Dipaksa Merangkak dan Tidur di Lantai Basah
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Macbook Neo Apple Resmi Hadir di Digimap, Ini Dia Daftar Harga Lengkapnya!
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Danantara Pastikan DSI Telah Resmi Berstatus BUMN
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Pengawasan Hewan Kurban di Malang, Peninjauan Pastikan Kondisi Ternak Sehat
• 18 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.