Wall Street Tutup, Investor Nikmati Cuan di Tengah Euforia Saham

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

New York: Pasar saham Amerika Serikat (AS)benar-benar membeku pada Senin, 25 Mei 2026 waktu setempat. Bursa-bursa utama, termasuk Bursa Saham New York (NYSE) dan Nasdaq, menangguhkan perdagangan untuk menghormati Hari Peringatan (Memorial Day). Pasar obligasi juga ditutup sepenuhnya setelah sesi perdagangan yang dipersingkat pada Jumat sore lalu.
 
Mengutip vietnam.vn, Selasa, 26 Mei 2026, meskipun tidak ada pergerakan harga langsung yang tercatat pada 25 Mei, suasana di pasar keuangan tetap sangat aktif. Investor dan hedge fund memanfaatkan jeda langka ini untuk menilai kembali reli bersejarah baru-baru ini dan menyusun kembali strategi mereka untuk pekan perdagangan yang lebih singkat yang diperkirakan akan penuh dengan data makroekonomi penting.
 
Menjelang liburan Memorial Day, para investor Wall Street berada dalam suasana euforia. Optimisme ini muncul dari kenaikan harga saham yang mengesankan yang tercatat tepat sebelum liburan, terlepas dari kekhawatiran tentang inflasi yang terus berlanjut atau risiko geopolitik.
 
Secara spesifik, pada penutupan sesi perdagangan terakhir pada Jumat, 22 Mei 2026, indeks saham utama AS secara bersamaan mencetak rekor tertinggi baru yang mengesankan dimana indeks Dow Jones naik 294 poin atau setara 0,6 persen menjadi 50.579,70, pertahankan posisi di atas ambang batas historis 50 ribu poin.
 
Sementara, indeks S&P 500 bertambah 0,4 persen menjadi 7.473,47, menandai kenaikan selama delapan minggu berturut-turut, rentetan kemenangan terpanjang dalam beberapa tahun terakhir. Nasdaq Composite juga ikut menguat 0,2 persen menjadi 26.343,97, didukung oleh berlanjutnya aliran modal ke perusahaan teknologi besar dan AI.
 
Reli spektakuler ini didorong oleh kombinasi faktor-faktor kunci seperti pendinginan imbal hasil obligasi pemerintah, laporan pendapatan kuartal pertama 2026 yang lebih baik dari perkiraan, serta kepercayaan yang kuat terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
 
Secara khusus, pemulihan saham-saham siklikal (industri, energi) juga menunjukkan modal mengalir dengan sangat sehat, alih-alih terkonsentrasi hanya pada beberapa saham teknologi individual seperti sebelumnya.
  Baca juga: Kontrak Berjangka Saham AS Naik Berkat Prospek Perdamaian Perang Iran

(Ilustrasi Wall Street. Foto: iStock)
  Ditopang makroekonomi dan AI  
Menurut analis di CNN Business dan Investopedia, libur 25 Mei merupakan "jeda" yang diperlukan agar pasar dapat mencerna pesan-pesan kebijakan terbaru.
 
Dalam beberapa minggu terakhir, pendorong utama yang mendukung Wall Street adalah ekspektasi Federal Reserve akan segera mengambil langkah-langkah untuk melonggarkan kebijakan moneter karena indikator inflasi mulai menunjukkan kelemahan yang berkelanjutan.
 
Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun telah turun tajam dari puncaknya, mengurangi biaya pinjaman bagi bisnis dan membuat valuasi saham lebih menarik bagi investor.
 
Pasar diuntungkan oleh skenario Goldilocks yang sempurna, di mana perekonomian tidak terlalu panas untuk memicu inflasi dan tidak terlalu dingin untuk jatuh ke dalam resesi. Inflasi berada pada tren menurun, sementara pertumbuhan ekonomi tetap cukup kuat untuk memberikan landasan bagi keuntungan perusahaan.
 
Selain itu, "siklus super" teknologi terus mendominasi permainan. Gelombang investasi dalam infrastruktur kecerdasan buatan (AI) tidak menunjukkan tanda-tanda melambat, menciptakan momentum pertumbuhan besar yang mendukung seluruh sektor semikonduktor, layanan cloud, dan pusat data.
 
Raksasa teknologi terus memperluas batas valuasi mereka, bertindak sebagai "lokomotif" yang menarik pasar melewati ketidakpastiannya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TKD Daerah 3 Provinsi Terdampak Bencana Sumatera Ditambah, Ini Rinciannya!
• 10 jam laludisway.id
thumb
Dari Ancelotti hingga Bielsa, Ini Daftar Pelatih Timnas di Piala Dunia 2026
• 58 menit lalukompas.tv
thumb
Pesan Prabowo saat Beri Taklimat di Depan 1.095 Perwira Siswa Seskoad
• 19 jam laludetik.com
thumb
5 Berita Terpopuler: Anggaran PNS Pensiun Bisa Menyejahterakan PPPK dan P3K PW, P2G Ungkap Inovasi Palsu, Bikin Menangis
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Kejagung Tetapkan Eks Komisioner Ombudsman Yeka Hendra Tersangka di Kasus CPO
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.