Manokwari (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat bersama Conch Group melakukan pembahasan terhadap rencana pengembangan investasi pada sektor energi terbarukan sekaligus peningkatan kapasitas industri semen yang beroperasi di wilayah Kabupaten Manokwari.
Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani dalam keterangan resmi yang diterima di Manokwari, Selasa, mengatakan pemerintah daerah mengapresiasi komitmen Conch Group memperluas investasi energi terbarukan yang sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan.
"Konsep energi terbarukan dan industrialisasi yang dibahas dalam pertemuan di Kota Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok, Minggu (24/5), sejalan dengan visi pembangunan Papua Barat," kata Lakotani.
Dia berharap penerapan konsep pengembangan investasi energi terbarukan dan industrialisasi berdampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga kerja lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pengembangan investasi berbasis energi terbarukan dan hilirisasi industri harus berjalan maksimal seiring dengan komitmen pemberdayaan masyarakat lokal agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah Papua Barat.
"Kami juga berupaya agar setiap investasi bisa menciptakan efek berganda melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta penguatan UMKM," ujarnya.
Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani (kiri) menyerahkan cenderamata kepada Pimpinan Conch Group Yang usai pertemuan di Kota Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok, Minggu (24/5/2026). (ANTARA/HO-ACDC Wakil Gubernur Papua Barat) Pimpinan Conch Group Yang menyebut pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) akan mendukung operasional pabrik semen yang lebih ramah lingkungan sekaligus menyediakan pasokan listrik dengan biaya terjangkau bagi masyarakat.
Conch Group berkomitmen mendukung pengembangan investasi di Papua Barat melalui sektor industri dan energi yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi semen guna mendukung pembangunan infrastruktur.
"Terima kasih atas kunjungan resmi Pemerintah Provinsi Papua Barat ke kantor pusat Conch sebagai langkah memperkuat hubungan kerja sama," ujarnya.
Menurut dia, Conch Group telah menyiapkan rangkaian agenda kerja sama dan investasi selama kunjungan Wakil Gubernur Papua Barat di Wuhu, Anhui, dan Shanghai yang berkaitan dengan forum Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) 2026.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi Papua Barat dan masyarakat setempat,” ujarnya.
Kunjungan Wakil Gubernur Mohamad Lakotani ke kantor pusat Conch Group di Wuhu menjadi pertemuan perdana Pemerintah Provinsi Papua Barat dengan pimpinan tertinggi perusahaan asal Tiongkok tersebut dalam rangka memperkuat peluang kerja sama investasi hijau dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani dalam keterangan resmi yang diterima di Manokwari, Selasa, mengatakan pemerintah daerah mengapresiasi komitmen Conch Group memperluas investasi energi terbarukan yang sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan.
"Konsep energi terbarukan dan industrialisasi yang dibahas dalam pertemuan di Kota Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok, Minggu (24/5), sejalan dengan visi pembangunan Papua Barat," kata Lakotani.
Dia berharap penerapan konsep pengembangan investasi energi terbarukan dan industrialisasi berdampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga kerja lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pengembangan investasi berbasis energi terbarukan dan hilirisasi industri harus berjalan maksimal seiring dengan komitmen pemberdayaan masyarakat lokal agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah Papua Barat.
"Kami juga berupaya agar setiap investasi bisa menciptakan efek berganda melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta penguatan UMKM," ujarnya.
Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani (kiri) menyerahkan cenderamata kepada Pimpinan Conch Group Yang usai pertemuan di Kota Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok, Minggu (24/5/2026). (ANTARA/HO-ACDC Wakil Gubernur Papua Barat) Pimpinan Conch Group Yang menyebut pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) akan mendukung operasional pabrik semen yang lebih ramah lingkungan sekaligus menyediakan pasokan listrik dengan biaya terjangkau bagi masyarakat.
Conch Group berkomitmen mendukung pengembangan investasi di Papua Barat melalui sektor industri dan energi yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi semen guna mendukung pembangunan infrastruktur.
"Terima kasih atas kunjungan resmi Pemerintah Provinsi Papua Barat ke kantor pusat Conch sebagai langkah memperkuat hubungan kerja sama," ujarnya.
Menurut dia, Conch Group telah menyiapkan rangkaian agenda kerja sama dan investasi selama kunjungan Wakil Gubernur Papua Barat di Wuhu, Anhui, dan Shanghai yang berkaitan dengan forum Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) 2026.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi Papua Barat dan masyarakat setempat,” ujarnya.
Kunjungan Wakil Gubernur Mohamad Lakotani ke kantor pusat Conch Group di Wuhu menjadi pertemuan perdana Pemerintah Provinsi Papua Barat dengan pimpinan tertinggi perusahaan asal Tiongkok tersebut dalam rangka memperkuat peluang kerja sama investasi hijau dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.





