New York: Bitcoin kembali naik di atas USD77 ribu pada perdagangan Senin waktu setempat setelah anjlok mendekati level USD74 ribu selama akhir pekan. Kenaikan ini didukung oleh optimisme seputar kemungkinan kesepakatan perdamaian Amerika Serikat (AS)-Iran dan meningkatnya adopsi institusional terhadap derivatif mata uang kripto.
Mengutip Investing.com, Selasa, 26 Mei 2026, mata uang kripto terbesar di dunia tersebut terakhir diperdagangkan 0,6 persen lebih tinggi pada USD77.444,0. Bitcoin pulih setelah merosot hingga serendah USD74.346,5 pada perdagangan Minggu selumbari.
Pertimbangan prospek kesepakatan perdamaian Iran
Pasar keuangan secara luas stabil setelah adanya tanda-tanda perundingan yang bertujuan mengakhiri konflik Timur Tengah yang berlangsung hampir tiga bulan menunjukkan kemajuan, sehingga meredakan kekhawatiran akan gangguan berkepanjangan terhadap pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Pasar saham global menguat sementara harga minyak terus menurun karena harapan arus pengiriman dapat kembali normal jika kesepakatan tercapai.
Meskipun demikian, sentimen tetap waspada setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak perlu terburu-buru untuk menyelesaikan kesepakatan dengan Iran, dan blokade AS di sekitar Hormuz tetap berlaku, sehingga meredam harapan akan terobosan yang segera terjadi.
Para investor telah memantau dengan cermat perkembangan seputar cadangan uranium Iran dan pembukaan kembali Selat Taiwan di masa mendatang, yang merupakan jalur vital untuk arus minyak mentah global.
Baca juga: Bitcoin Tergelincir 0,1% ke USD76.697 Persetujuan bersyarat rencana opsi kripto Nasdaq
Pasar kripto juga mendapat dukungan dari berita Nasdaq PHLX menerima persetujuan bersyarat dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS untuk mendaftarkan opsi indeks Bitcoin yang diselesaikan secara tunai dengan kode QBTC, sambil menunggu persetujuan akhir dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas.
Kontrak yang diusulkan akan mengikuti Indeks Real Time Bitcoin CME CF dan diselesaikan dalam dolar AS, bukan Bitcoin fisik, sehingga memungkinkan investor untuk memperdagangkan instrumen tersebut melalui akun pialang tradisional tanpa perlu membuka akun derivatif kripto terpisah.
Setiap kontrak akan mewakili eksposur terhadap satu bitcoin, jauh lebih kecil daripada kontrak standar CME yang bernilai lima Bitcoin, yang berpotensi memperluas akses bagi investor ritel dan institusional yang lebih kecil.
Langkah ini menandai satu langkah lagi menuju adopsi aset digital secara luas oleh lembaga keuangan tradisional.
(Ilustrasi. Foto: dok KBI)
Harga terbaru aset kripto lainnya
Adapun, harga terbaru kripto tetap lesu, sebagian besar altcoin tetap berada dalam kisaran harga yang terbatas pada perdagangan Senin.
- Ethereum, kripto peringkat kedua dunia, turun 1,0 persen menjadi USD2.106,50.
- XRP, kripto peringkat ketiga dunia, turun tipis 0,4 persen menjadi USD1,36.
- Solana turun 0,6 persen.
- Cardano turun lebih dari 1,0 persen.
- Polygon turun lebih dari 1,0 persen.
- Di antara token meme, Dogecoin turun 0,3 persen.




