HARIAN FAJAR, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendampingan mahasiswa dalam menghadapi berbagai kompetisi nasional tahun 2026 sebagai upaya menjaga tradisi prestasi sekaligus memperkokoh budaya riset, inovasi, dan kewirausahaan di lingkungan kampus.
Dalam kegiatan Kick Off Pelaksanaan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), dan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) 2026 yang digelar di Ballroom Unhas Hotel and Convention pada Senin (25/5), Unhas menegaskan fokusnya untuk meraih prestasi terbaik.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., optimistis kampus bisa kembali menjadi juara umum pada PIMNAS ke-39 yang akan berlangsung di Universitas Diponegoro, Semarang, pada 2–7 November 2026.
“Walaupun saat ini berada di posisi dua, peluang untuk kembali menjadi juara umum masih sangat besar. Jumlah tim tidak selalu merefleksikan kualitas,” jelas Prof. JJ.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keikutsertaan Unhas dalam PIMNAS bukan sekadar membawa nama kampus, tetapi juga sebagai kontribusi nyata untuk kemajuan Indonesia.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), menekankan pentingnya penguatan pembinaan dan pendampingan intensif sebagai kunci meningkatkan kualitas proposal, kemampuan presentasi, dan kesiapan tim saat menghadapi kompetisi nasional.
“Tahun ini sebanyak 50 tim berhasil memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kita berharap seluruh tim dapat bekerja lebih keras dan konsisten agar Unhas terus diperhitungkan di tingkat nasional,” katanya saat ditemui di lokasi acara.
Kendati demikian, Prof. Ruslin menilai pendampingan yang intensif sangat vital untuk memastikan mahasiswa siap bersaing dan mengukir prestasi membanggakan.
Semangat Kewirausahaan dan Prestasi AkademikSelain fokus pada riset dan inovasi, Unhas juga mencatat capaian gemilang pada Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dengan menempati peringkat pertama nasional. Dari 104 tim yang mengikuti seleksi internal, 18 tim mengirim proposal ke tingkat nasional dan enam proposal memperoleh pendanaan.
Prof. Jamaluddin Jompa menilai capaian ini sebagai bukti berkembangnya semangat kewirausahaan mahasiswa di kampus, namun ia menekankan bahwa tujuan utama program adalah melahirkan wirausahawan muda yang mampu membangun usaha berkelanjutan.
“Tujuan utama program bukan sekadar lolos pendanaan, melainkan melahirkan wirausahawan muda yang mampu membangun usaha berkelanjutan,” bebernya.
Di bidang akademik, enam mahasiswa Unhas juga berhasil lolos ke tingkat nasional Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) yang akan berlangsung di Universitas Airlangga pada 8–12 Juni 2026.
Melalui penguatan pendampingan dan pembinaan tersebut, Unhas optimistis dapat mempertahankan tradisi prestasi nasional sekaligus mencetak generasi mahasiswa unggul dalam riset, inovasi, dan kewirausahaan. (*/)





