Ribuan jemaah Tarekat Syattariah melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di halaman Masjid Syaikhuna Habib Muda Seunagan, Desa Peuleukung, Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Selasa (26/5/2026). Pelaksanaan Idul Adha tersebut digelar lebih awal dibandingkan jadwal pemerintah.
Penentuan hari raya oleh jemaah Syattariah didasarkan pada metode hisab urfi khumasi atau bilangan lima yang merujuk pada kitab Tajul Muluk. Metode perhitungan tersebut telah digunakan secara turun-temurun dan masih dipertahankan sebagai bagian dari tradisi keagamaan jemaah Syattariah di sejumlah wilayah Aceh.
Pada hari yang sama, jemaah Tarekat Naqsabandiyah juga melaksanakan Salat Idul Adha lebih awal di Surau Baru Pauh, Padang, Sumatera Barat.





