jpnn.com, SURABAYA - Kebakaran yang dipicu korsleting pengisian daya motor listrik di Jalan Bukit Molin Surabaya menewaskan dua penghuni rumah dan melukai dua wanita lainnya pada Senin (25/5/2026) menjelang tengah malam.
Dua korban meninggal yakni Suamah, 72, ibu kandung Dwi Priyo Aprianto pemilik rumah dan bocah 14 tahun bernama Muhammad Azzam Rizki Pratama.
BACA JUGA: Kebakaran Melanda 2 Rumah di Jaktim, Ini Dugaan Penyebabnya
Sementara korban luka-luka bernama Meiga Dita Fisilia, istri pemilik rumah, 39, Tiwuk Suryati, 46, istri penghuni indekos.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Laksita Rini mengungkapkan rumah dua lantai itu difungsikan sebagai bengkel sepeda motor listrik di lantai 1.
BACA JUGA: Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Awet hingga Malam, Tembok Bangunan Ambruk
Sementara lantai dua difungsikan untuk indekos. "Penyebab diduga dari korsleting cas motor listrik," kata Rini, Selasa (26/5).
Rini menjelaskan setelah menerima laporan kebakaran, 17 unit dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang besar.
BACA JUGA: 4 Orang Meninggal Dunia Dalam Kebakaran Rumah di Sunter Tanjung Priok
"Namun, petugas sempat kesulitan memadamkan api karena akses gang yang sempit sehingga unit besar tidak bisa masuk," katanya.
Kejadian ini mengakibatkan dua meninggal dunia yakni nenek dan cucu yang merupakan penghuni rumah, dua orang lainnya mengalami luka-luka.
"Dua orang Korban meninggal dunia ditemukan di kamar mandi lantai 1 dan 2," jelasnya.(mcr23/jpnn)
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Ardini Pramitha




