Secara keseluruhan, UGM menyediakan total daya tampung 9.403 mahasiswa baru untuk program reguler pada tahun akademik 2026/2027.
IDXChannel—Pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, Universitas Gadjah Mada (UGM) dipilih oleh 84.637 peserta tes atau calon mahasiswa. Dari puluhan ribu ini, Sekolah Vokasi mencatatkan jumlah peminat tertinggi.
Jumlah pendaftar Sekolah Vokasi mencapai 21.730 peserta. Fakultas favorit berikutnya ditempati oleh Fakultas Teknik dengan 10.702 peminat, disusul Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) sebanyak 5.463 peminat.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Wening Udasmoro, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di kampus tersebut.
“Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di UGM masih sangat tinggi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pendidikan, layanan akademik, dan akses pendidikan yang inklusif,” ujar Wening, Selasa (26/5/2026).
Pada SNBT 2026, UGM menerima sebanyak 2.857 calon mahasiswa dari jalur tersebut. Secara keseluruhan, UGM menyediakan total daya tampung 9.403 mahasiswa baru untuk program reguler pada tahun akademik 2026/2027.
Wening menyebut data peminat berdasarkan fakultas itu menunjukkan adanya dinamika minat calon mahasiswa terhadap program studi di UGM.
Selain melalui jalur SNBT, UGM juga membuka penerimaan mahasiswa baru lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Mandiri. Untuk jalur Seleksi Mandiri, kuota yang disediakan mencapai 40 persen dari total daya tampung atau sekitar 3.729 calon mahasiswa.
“Untuk jalur Seleksi Mandiri, UGM akan menerima kurang lebih 3.729 calon mahasiswa,” jelas Wening.
UGM juga mengimbau masyarakat agar hanya mengakses informasi resmi penerimaan mahasiswa baru melalui laman resmi kampus dan tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Saya menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan UGM dan menawarkan jaminan diterima kuliah melalui jalur tertentu,” katanya.
(Nadya Kurnia)





