Fabio Lafundes Curhat di Medsos: Harusnya Borneo FC Juara! Gelandang Persib Bandung Thom Haye Lontarkan Sindiran

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, JAKARTA – Curhatan Pelatih Borneo FC Fabio Lafundes di media sosial memicu perdebatan panas. Pelatih asal Brasil itu menyebut timnya seharusnya juara Super League 2025/2026 jika menilik statistik. Namun, situasi makin ramai setelah gelandang Persib Bandung, Thom Haye, melontarkan sindiran terhadap pernyataan tersebut.

Perdebatan pun melebar ke aturan head to head yang dipakai Liga Indonesia untuk menentukan posisi klasemen saat dua tim memiliki poin sama.

Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Fabio Lafundes mengaku kecewa karena timnya gagal meraih gelar juara meski dinilai tampil lebih dominan secara statistik sepanjang musim.

“Sayang sekali gelar juara karena aturan head to head, padahal jika bicara data statistik performa Borneo FC jauh unggul dari siapapun,” tulis Fabio dalam unggahannya.

Komentar tersebut langsung memancing diskusi di kalangan suporter sepak bola nasional. Sebagian menilai Borneo FC memang tampil luar biasa musim ini, terutama dari segi produktivitas dan konsistensi permainan.

Namun di sisi lain, banyak pula yang menegaskan bahwa aturan head to head sudah menjadi regulasi resmi kompetisi sejak awal musim dan berlaku sama bagi seluruh peserta liga. Hampir semua liga besar di dunia menggunakan aturan tersebut.

Thom Haye Beri Komentar

Di tengah ramainya perdebatan, Thom Haye ikut muncul di kolom komentar dengan pernyataan singkat yang langsung viral di media sosial.

“Mungkin aturan itu ada untuk melindungi juara sejati dari hasil seperti pertandingan terakhir,” tulis Thom Haye.

Kalimat tersebut langsung menjadi sorotan publik. Banyak netizen menilai Thom Haye sedang menyindir potensi pertandingan yang kurang kompetitif pada pekan terakhir jika penentuan juara hanya menggunakan selisih gol.

Komentar gelandang berusia 31 tahun itu juga dianggap sebagai pembelaan terhadap sistem head to head yang selama ini dipakai Liga Indonesia.

Liga Indonesia Gunakan Head to Head

Sejak musim 2017, kompetisi Liga Indonesia resmi memakai aturan head to head untuk menentukan posisi klasemen apabila dua tim memiliki jumlah poin yang sama.

Sistem tersebut diterapkan agar setiap duel antar pesaing langsung memiliki nilai besar dalam perebutan gelar juara. Dengan aturan ini, hasil pertemuan langsung dianggap lebih penting dibanding jumlah selisih gol.

Sebaliknya, penggunaan selisih gol dinilai rawan memunculkan pertandingan yang kurang kompetitif di akhir musim. Tim yang sudah tidak memiliki target berpotensi tampil tanpa tekanan sehingga membuka peluang terciptanya skor besar yang bisa memengaruhi perburuan juara.

Karena itu, operator liga mempertahankan aturan head to head demi menjaga persaingan tetap adil dan kompetitif hingga akhir musim.

Awal Mula Perdebatan

Perdebatan soal aturan klasemen ini semakin panas karena berkaitan langsung dengan keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara Super League 2025/2026.

Maung Bandung memastikan trofi usai bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5).

Hasil itu membuat Persib mengoleksi 79 poin, jumlah yang sama dengan Borneo FC Samarinda yang di laga lain menang besar atas Malut United FC. Meski poin kedua tim identik, Persib tetap berhak keluar sebagai juara karena unggul head to head atas Borneo FC.

Situasi inilah yang kemudian memicu kembali perdebatan klasik soal aturan penentuan juara. Namun secara resmi, Persib Bandung tetap tercatat sebagai kampiun Super League 2025/2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Ada Lagi Cemas di Ruang Kelas: Selamat Tinggal Surat Peringatan Tunggakan SPP
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Kronologi Kebakaran Afterhour Poins Square Lebak Bulus Jaksel
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Dompet Dhuafa Menargetkan 36 Ribu Hewan Kurban Setara Domba pada Idul Adha 1447 Hijriah
• 23 jam lalupantau.com
thumb
BPS Garap Sensus Ekonomi 2026, Pastikan Kebijakan Publik Berdasarkan Data
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
SPX Express Buka Program Beasiswa Kuliah D3 dan S1 untuk Anak Mitra, Ini Persyaratannya
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.