Momen Heroik Evakuasi Pendaki Asal Malaysia yang Jatuh di Jalur Puncak Rinjani

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Seorang pendaki perempuan asal Malaysia bernama Chye Connsynn dievakuasi menggunakan helikopter dari Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (26/5) sekitar pukul 08.05 WITA. Chye mengalami cedera serius akibat terjatuh saat mendaki.

Korban dilaporkan mengalami kecelakaan sekitar pukul 15.39 WITA pada Senin (25/5/2026) saat berada di jalur pendakian Gunung Rinjani. Akibat insiden tersebut, korban mengalami gangguan pada tulang belakang hingga tidak mampu menggerakkan tubuhnya.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Mataram, Bustanil, mengatakan proses evakuasi medis udara (EMU) sempat tertunda akibat kondisi cuaca buruk yang menyelimuti kawasan pegunungan. Kabut tebal menyelimuti area Pelawangan 2 Sembalun lokasi korban terjatuh.

Kondisi tersebut membuat jarak pandang sangat terbatas dan dinilai membahayakan keselamatan penerbangan. Kru helikopter sempat mencoba bermanuver mencari celah pendaratan, namun akhirnya memutuskan kembali ke pangkalan di Bali.

Meski demikian, cuaca mulai membaik pada Selasa (26/5) pagi dan memungkinkan proses evakuasi udara dilaksanakan. Helikopter PT SGi Air Bali lepas landas dari Lapangan Sembalun pada pukul 08.05 WITA menuju Pelawangan 2 Sembalun.

"Untuk perkembangannya, helikopter penyelamat Negara milik PT SGi Air Bali terlebih dahulu take-off di Sembalun untuk mengurangi penumpang dan langsung menuju Pelawangan 2 Rinjani untuk mengevakuasi korban," ujar Bustanil pada Selasa (26/5) di Sembalun.

Setelah persiapan evakuasi selesai, korban berhasil dipindahkan ke dalam helikopter dan diterbangkan menuju Bali pada pukul 08.17 WITA. Helikopter kemudian mendarat di helipad Benoa, Bali, pada pukul 09.05 WITA.

"Selanjutnya korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Inmedika Sanur, Bali, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," katanya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan keselamatan korban dan kru menjadi prioritas utama dalam operasi tersebut.

"Karena kendala cuaca berupa kabut tebal, evakuasi udara kami tunda dan baru dilanjutkan kembali saat jarak pandang dinyatakan aman," jelas Hariyadi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Pengawasan, HNW Serap Aspirasi Jemaah & Petugas Haji di Makkah
• 23 jam laludetik.com
thumb
Timnas Iran Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi Takkan Menetap di Amerika Serikat
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Fuji Ngaku Kesal Bertemu Mantan Karyawannya saat BAP
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia Masuk 10 Negara dengan Gedung Pencakar Langit Terbanyak!
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nicolas Cage Ungkap Alasan Christopher Nolan Tak Pernah Lagi Ajak Main Film
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.