Modus Prihantini yang Diduga Lakukan Riset Palsu di ISPPD 2026 Denmark, Gonta-Ganti Nama dan Jilbab

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Beredar di media sosial modus Prihantini yang diduga melakukan riset palsu di ISPPD 2026 Denmark.

Dugaan hasil riset palsu yang dilakukan oleh Rifaldy Fajar dan Prihantini semula diungkap oleh akun Threads @mandharabrasika.

Akun tersebut mengatakan bahwa Prihantini melakukan modus dengan berkali-kali mengubah identitasnya di riset ISPPD 2026.

"Salah seorang pelaku melakukan pemalsuan identitas. Modusnya pelaku berganti-ganti nama saat presentasi, bermodal ganti jilbab dan nametag," kata akun @mandharabrasika.

Bahkan, hasil riset yang dilakukannya palsu, dibuat dengan AI dan/atau fabrikasi data.

BACA JUGA:Rifaldy Fajar dan Prihantini Terduga Pemalsu Riset Dikuliti Netizen: Bukan Dokter

"Risetnya dibuat terlihat sangat hebat. Padahal risetnya tidak pernah ada. Datanya palsu di generate AI, gambar dan tulisannya juga," ungkapnya.

Akun tersebut mengungkapkan hasil riset dipaparkan dalam konferensi ilmiah ISPPD 2026 untuk para ahli Pneumonia yang berlangsung di Kopenhagen, Denmark.

Lokasi Penelitian Riset Tidak Sesuai

Akun @mandharabrasika turut menyoroti lokasi penelitian yang dinilai tidak masuk akal tanpa adanya kolaborator serta keterangan persetujuan etik.

"Lokasi riset tidak masuk akal. Peruvian Andes, dataran tinggi Ethiopia, dataran tinggi Guatemala, Lebanon, Jordan, Bangladesh, South Sudan, Philippines, Kenya, Nepal, Malawi, India utara," tuturnya.

BACA JUGA:Tiga Oknum Peneliti Indonesia Diduga Lakukan Riset Palsu di ISPPD 2026 Denmark, Rifaldy Fajar Klarifikasi

"Bahkan afiliasinya: Al-BioMedicine Research Group, IMCDS-BioMed Research Foundation, Jakarta, Indonesia tidak ditemukan," sambungnya.

Profil Prihantini Terduga Pemalsuan Riset di ISPPD 2026

Dikutip dari LinkedIn, Prihantini merupakan lulusan Universitas Negeri Yogyakarat (UNY) program studi Matematika (2015).

Lal, melanjutkan pendidikan Magister (S2) di Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui beasiswa LPDP tahun 2020.

Dalam kariernya, ia sempat magang di Balai Besar Laboratorium Kesehatan sebagai Reseacrh Assistant (2018) dan menjadi team content RMPI di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional RI)pada 2023.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Siap Gelontorkan Rp100,166 Triliun untuk Pemulihan Permanen Bencana Sumatra
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Cara Aktivasi IKD untuk SPMB 2026, Disdukcapil Ramai Diserbu Warga
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo Akan Sholat Idul Adha 1447 H di Prancis
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Satu Lagi Brand Lifestyle Tumbler hingga Tableware Hadir di Indonesia
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pegadaian dan ANTAM Perkuat Pasokan Emas, Dorong Ekosistem Logam Mulia Nasional
• 14 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.