Komisaris Utama Mundur, PYFA Umumkan Susunan Pengurus Baru saat RUPS

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengumumkan pengunduran diri Robby Yulianto dari jabatannya sebagai Komisaris Utama perseroan.

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengumumkan pengunduran diri Robby Yulianto dari jabatannya sebagai Komisaris Utama perseroan. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengumumkan pengunduran diri Robby Yulianto dari jabatannya sebagai Komisaris Utama perseroan. Keputusan tersebut berlaku terhitung sejak surat pengunduran dirinya diterima pada 20 Mei 2026.

Manajemen PYFA menerima dan menghormati keputusan Roby untuk fokus pada kegiatan serta peluang profesional lainnya di luar perseroanan. Selain itu, perseroan memastikan langkah pengunduran diri ini tidak memberikan dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha PYFA.

Baca Juga:
PYFA Umumkan Jadwal Rights Issue, Potensi Dilusi Tembus 45,69 Persen

“Perseroan menghormati keputusan Robby Yulianto untuk melanjutkan fokus pada kegiatan dan kesempatan profesional lainnya di luar perseroan, setelah selama ini memberikan kontribusi dan dukungan terhadap perkembangan perseroan," kata Corporate Secretary PYFA, Herdiasti Anggitya Dwisani dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).

Manajemen PYFA menyampaikan apresiasi 99dan ucapan terima kasih atas dedikasi, dukungan, serta kontribusi positif yang telah diberikan selama masa kepemimpinan Roby sejak tahun 2020. Seiring dengan pengunduran diri tersebut, PYFA akan menjalankan proses nominasi dan mengusulkan perubahan susunan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang.

Baca Juga:
Tumbuh 43,7 Persen, Pyridam Farma (PYFA) Kantongi Penjualan Rp2,76 Triliun di 2025

Susunan pengurus baru ini nantinya akan diumumkan secara resmi pada saat dan ditetapkan oleh RUPS sesuai dengan Anggaran Dasar perseroan serta peraturan yang berlaku.

Di tengah masa transisi susunan pengurus ini, PYFA tetap fokus pada strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Salah satu rencana yang tengah dipersiapkan yakni aksi korporasi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Perseroan berencana menerbitkan saham baru dalam jumlah maksimal 5,7 miliar saham. Tujuan utama dari rights issue untuk menghimpun dan mengalokasikan sepenuhnya dana tersebut guna memperkuat struktur permodalan perusahaan serta mendanai berbagai investasi strategis dan akuisisi. 

Langkah ini merupakan bagian vital dari peta jalan ekspansi PYFA untuk mempercepat pertumbuhan dan membangun ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi secara global. Suntikan modal baru dari para pemegang saham akan memberikan fleksibilitas operasional yang luar biasa bagi perseroan untuk terus menghadirkan produk dan layanan kesehatan mutakhir bagi masyarakat, sekaligus menciptakan nilai dan pertumbuhan positif jangka panjang bagi seluruh investor.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Asmo Sulsel Gelar Final Technical Skill Contest 2026, Uji Kompetensi Mekanik dan Service Advisor AHASS
• 4 jam laluterkini.id
thumb
Simak! Ini Jadwal dan Cara Beli Tiket Jakarta Fair 2026
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Di Balik Kabar Calvin Dores Niat Jual Mata, Dagmar Clara Akui Cintanya kepada Deddy Dores Luar Biasa
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemprov Papua Barat dan Conch Group bahas investasi energi terbarukan
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Kemendagri Siapkan Basis Data Orang Asli Papua untuk Kebijakan Kesejahteraan yang Tepat Sasaran
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.