Tolak Permintaan Trump, Menhan Pakistan Ogah Gadaikan Ideologi Buat Akui Israel

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, menegaskan penolakannya terhadap normalisasi hubungan negaranya dengan rezim Israel. 

Penegasan itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump menyerukan negara-negara regional untuk melakukan kesepakatan rekonsiliasi dengan Tel Aviv sebagai bagian dari kesepakatan Iran, 

Baca Juga
  • Presiden Prabowo Kembali Melawat ke Prancis, Berangkat Senin Malam
  • Kapan Kertajati Jadi Bengkel Hercules Amerikat? Ini Penjelasan Kemenhan
  • Ini 6 Amalan Utama di Hari Arafah dan Keistimewaannya dalam Islam

Berbicara kepada stasiun televisi Pakistan Samaa TV pada Senin, Asif mengatakan Pakistan seharusnya tidak mendukung perjanjian yang bertentangan dengan ideologi fundamental negara tersebut.

Asif menyampaikan pernyataan tersebut setelah ditanya tentang kemungkinan Pakistan bergabung dengan apa yang disebut Kesepakatan Abraham.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Bagaimana Anda akan duduk bersama orang-orang yang kata-katanya tidak dapat dipercaya bahkan untuk satu hari pun?" tanyanya di lansir Press TV

Ia juga menegaskan kembali posisi Islamabad yang telah lama dipegang mengenai rezim tersebut. "Kami memiliki pendirian yang sangat jelas bahwa ini tidak dapat diterima oleh kami," kata Asif.

Merujuk pada kebijakan paspor Pakistan, ia menambahkan, bahwa mereka tidak pernah mencantumkan nama Israel.  "Kami adalah satu-satunya negara yang paspornya bahkan tidak mencantumkan nama Israel."

Sebelumnya Trump menyerukan lebih banyak negara untuk mengikuti contoh negara-negara seperti Uni Emirat Arab dan Bahrain yang telah menandatangani kesepakatan rekonsiliasi dengan Tel Aviv.

Ia menyarankan agar negara-negara tersebut bergabung dengan "Kesepakatan Abraham"  sebelum tercapainya kesepakatan apa pun antara Iran dan Amerika Serikat.

Trump mengatakan perluasan kesepakatan tersebut harus dimulai dengan penandatanganan segera oleh Arab Saudi dan Qatar, dan semua negara lain harus mengikuti jejak mereka. "Semua negara ini, setidaknya secara bersamaan, [harus] menandatangani Kesepakatan Abraham."

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menjelang Idul Adha, Kasus Richard Lee Naik ke Tahap P21, Doktif Siap Kawal Sidang
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Kementan Optimistis Produksi Beras Aman Meski Hadapi El Nino
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bung Ropan Mulai Curiga Usai Jay Idzes Cedera Lagi, John Herdman Disebut Bakal Andalkan Pemain Timnas Indonesia ini
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Idul Adha 2026, Prabowo Bagikan 1.098 Sapi Kurban Premium ke Seluruh Indonesia: Bobot Capai 1,3 Ton
• 9 jam laludisway.id
thumb
Anji Resmi Menikah dengan Dena Desy, Sosok Sang Istri Jadi Sorotan Publik
• 14 jam laluintipseleb.com
Berhasil disimpan.