Pendaki Malaysia Terjatuh di Gunung Rinjani, Begini Kondisinya Setelah Dievakuasi

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Seorang pendaki asal Malaysia bernama Chye Connsynn mengalami kecelakaan di Gunung Rinjani. Korban terjatuh di jalur pendakian yang masuk wilayah Lombok Timur.

Tim SAR melakukan evakuasi medis udara menggunakan helikopter. Proses evakuasi tersebut berlangsung pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2026.

Pendaki perempuan berusia 41 tahun tersebut berhasil dievakuasi. Korban kemudian diterbangkan ke Bali untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi memberikan penjelasan terkait operasi ini. Operasi evakuasi udara sempat tertunda akibat kendala cuaca.

Kabut tebal sempat menyelimuti kawasan Pelawangan 2 Sembalun. Tim SAR menunda penerbangan hingga jarak pandang dinyatakan aman.

"Karena kendala cuaca berupa kabut tebal, evakuasi udara kami tunda dan baru dilanjutkan kembali saat jarak pandang dinyatakan aman," ujar Hariyadi. Kondisi cuaca di lokasi baru membaik pada Selasa pagi.

Helikopter milik PT SGI Air Bali langsung diberangkatkan menuju lokasi. Helikopter lepas landas pukul 08.05 WITA dari Lapangan Sembalun.

Petugas menuju Pelawangan 2 Sembalun untuk menjemput korban. Korban berhasil dipindahkan ke dalam helikopter pada pukul 08.17 WITA.

Helikopter mendarat di helipad Benoa Bali pukul 09.05 WITA. Korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Inmedika Sanur.

Peristiwa kecelakaan ini bermula pada hari Senin tanggal 25 Mei. Kantor SAR Mataram menerima laporan adanya pendaki yang terjatuh.

Korban terjatuh saat turun dari puncak menuju jalur pelawangan. Pendaki tersebut dilaporkan mengalami cedera serius pada tubuhnya.

Kondisi luka membuat korban tidak mampu menggerakkan badan. Porter dan pemandu langsung mengevakuasi korban ke Pelawangan 2 Sembalun.

Tim rescue dari Pos SAR Kayangan langsung dikerahkan ke lokasi. Personel dari Kantor SAR Mataram juga ikut diberangkatkan.

Helikopter milik PT SGi Air Bali diterbangkan untuk mempercepat penanganan. Namun upaya evakuasi pada Senin sore belum bisa dilakukan.

Kawasan Pelawangan 2 Sembalun saat itu diselimuti kabut tebal. Kru helikopter sempat bermanuver untuk mencari celah pendaratan.

Pilot akhirnya memutuskan kembali ke pangkalan di Bali. Keputusan diambil karena jarak pandang di lokasi sangat terbatas.

Tim Nusa Medica Clinic memberikan rekomendasi medis untuk korban. Korban tidak dipindahkan sementara waktu demi menjaga stabilitas kondisinya.

Korban tetap berada dalam pengawasan intensif para perawat. Tim SAR gabungan juga ikut menjaga korban selama penundaan.

Baca Juga: Viral Detik-detik Pendaki Saksikan Letusan Gunung Dukono: Demi Mengabadikan Momen Langka, Nyawa Taruhannya

Operasi SAR ini berhasil berkat sinergi dari sejumlah pihak. Pihak terlibat antara lain Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar.

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani juga ikut membantu proses evakuasi. Pihak BPBD Lombok Timur dan tim medis juga terlibat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Pangan Melonjak Jelang Iduladha 2026, Apa Faktor Pemicunya?
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
BRI Kelapa Gading Hadirkan Weekend Banking Saat Hari Libur
• 6 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Tanpa Pemain Real Madrid, Intip Skuad dan Kekuatan Spanyol di Piala Dunia 2026
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polda Lampung Terapkan Patroli Barcode Cegah Kriminalitas, Aktivitas Polisi Dipantau Real Time
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Wamentan: Cetak sawah investasi jangka panjang pangan
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.