Polisi Buka Posko Pengaduan Penipuan Marwah Catering: Korban Silakan Lapor

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Polres Metro Jakarta Timur membuka posko pengaduan bagi korban dugaan penipuan oleh Marwah Catering Service yang berlokasi di Jaktim. Polisi meminta para korban yang merasa dirugikan untuk segera melapor.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, langkah itu diambil karena jumlah korban diduga bisa bertambah. Polisi juga masih menghimpun laporan dari calon pengantin lain yang merasa dirugikan.

“Jadi kami pada kesempatan ini turut mengimbau juga kami sampaikan bahwa Polres Metro Jakarta Timur membuka posko pengaduan. Silakan bagi para korban untuk melapor dan akan dilayani dengan maksimal,” kata Andaru saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/5).

Menurut dia, sejumlah calon pengantin mulai berdatangan ke polisi setelah mengetahui kantor Marwah Catering yang mereka gunakan mendadak tutup. Pengelola Marwah Catering Service juga disebut sudah tidak berada di kediamannya.

Polisi saat ini masih memburu keberadaan pemilik Marwah Catering Service, sekaligus melengkapi unsur pidana dalam perkara tersebut.

“Sementara ini tim masih bekerja untuk mencari keberadaan dari pelaku sembari melengkapi fakta-fakta temuan yang ada ya,” ujarnya

Enam saksi telah diperiksa, dan penyidik akan memanggil pihak penyedia gedung untuk menelusuri apakah pernah ada komunikasi dengan pihak Marwah Catering terkait pelaksanaan acara.

Kasus dugaan penipuan ini mencuat setelah pasangan Aldi (32) dan Feny (32) viral di media sosial karena pesta pernikahan mereka gagal digelar pada Sabtu (23/5) di Gedung Islamic Center, Kota Bekasi.

Sebenarnya, Marwah Catering Service awalnya hanya menyediakan jasa katering untuk acara seperti pesta pernikahan. Namun, dalam perjalanannya, Marwah Catering juga menawarkan jasa sebagai wedding organizer dengan paket wedding lengkap berbiaya murah, dengan range harga Rp 50 hingga Rp 80 juta per paket pernikahan.

Aldi dan Feny mengaku telah membayar paket pernikahan kepada Marwah Catering Service senilai Rp 85,5 juta. Namun, saat hari acara tiba, tak ada vendor yang datang ke lokasi.

Dekorasi, katering, hiburan, fotografer, hingga videografer disebut tak muncul. Akhirnya, akad nikah tetap berlangsung secara sederhana tanpa resepsi seperti yang direncanakan.

Korban kemudian melapor ke Polres Metro Jakarta Timur pada Minggu (24/5) malam. Mereka mengaku memiliki sejumlah bukti berupa percakapan digital, bukti transfer pembayaran, hingga surat pernyataan dari pihak WO.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
GAPKI Catat Produksi, Konsumsi, dan Ekspor CPO Menurun
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
DLHK Banten Cek Potensi Gas Beracun Usai Ledakan Pabrik Kimia, Ini Hasilnya
• 11 jam laludetik.com
thumb
Laporan: Israel-AS akan Cabut Hak Perwalian Yordania Atas Masjid Al-Aqsa
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gadis di Cianjur Tewas dengan Mulut Berbusa: Polisi Kejar Ayah Tiri
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Infinix HOT 70 rilis di Indonesia, dibanderol mulai dari Rp2 jutaan
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.