jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai memberikan edukasi kepada pelajar dan mahasiswa mengenai peran strategis perusahaan dalam menjaga penerimaan negara, melindungi masyarakat, memfasilitasi perdagangan, dan memberikan dukungan pada sektor industri.
Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bea Cukai dalam mendukung peningkatan literasi kepabeanan dan cukai kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
BACA JUGA: Lewat Kegiatan Ini, Bea Cukai Ajak Pelajar dan Mahasiswa Pahami Literasi Kepabeanan
Edukasi diberikan melalui kunjungan studi yang dilaksanakan di Bea Cukai Semarang, Pantoloan, Lhokseumawe, Banyuwangi, dan Tanjung Emas.
Pada Senin (5/5), Bea Cukai Semarang menerima kunjungan dari SMK Negeri 1 Lamongan yang diikuti sekitar 76 peserta terdiri dari siswa jurusan akuntansi beserta guru pendamping.
BACA JUGA: Bea Cukai dan Kejari Lebak Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp 34,81 Miliar
Kunjungan juga dilaksanakan oleh siswa dan pengajar SMPIT Bina Insan Palu ke Kantor Bea Cukai Pantoloan pada Senin (27/4).
Selain itu, kegiatan edukasi juga dilaksanakan melalui kunjungan ke sekolah.
BACA JUGA: Bea Cukai Genjot Sosialisasi Ekspor demi Percepat UMKM Naik Kelas
Bea Cukai Lhokseumawe melaksanakan kunjungan edukasi ke SMA Negeri 1 Dewantara pada Rabu (20/05).
Sebelumnya, kunjungan juga dilaksanakan oleh Bea Cukai Banyuwangi ke SMA Negeri 1 Genteng pada Rabu (13/5).
Selain edukasi kepada pelajar, Bea Cukai juga melaksanakan edukasi pada mahasiswa, seperti yang dilaksanakan oleh Bea Cukai Tanjung Emas kepada mahasiswa dari Management Student Association (MSA) dan Diponegoro Economics Student Community (DESC) Universitas Diponegoro.
Kegiatan dilaksanakan di Kantor Bea Cukai Tanjung Emas pada Rabu (13/05). Kunjungan akademik ini dirancang untuk menjembatani teori yang dipelajari baik di bangku sekolah maupun bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan.
Para pelajar dan mahasiswa diajak untuk mempelajari prosedur ekspor-impor terbaru hingga peran teknologi dalam modernisasi sistem logistik nasional.
Selain materi teknis kepabeanan dan cukai, para pelajar juga diajak mengenal peran Bea Cukai melalui simulasi pemeriksaan barang oleh anjing pelacak yang diselenggarakan oleh Bea Cukai Semarang.
Sementara itu, Bea Cukai Pantoloan mengajak para pelajar untuk menyimak simulasi pratikum yang dilaksanakan oleh Satuan Pelaksana Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) yang bertugas di Bea Cukai Pantoloan.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo menegaskan komitmen Bea Cukai untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya lingkungan pendidikan, dalam membangun kesadaran hukum dan memperkuat pemahaman generasi muda tentang peran strategis Bea Cukai.
“Kami berharap kegiatan edukasi ini dapat terus dilaksanakan guna meningkatkan literasi kepabeanan dan menumbuhkan generasi yang sadar akan pentingnya peran Bea Cukai,” pungkas Budi. (jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bea Cukai Tegal Bakar 2,59 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp 3,86 Miliar di Pemalang
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com




