Kemenhan Ungkap Alasan Keterlibatan TNI Ikut Berantas Begal: Pastikan Masyarakat Aman dan Nyaman

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait menilai keterlibatan TNI dalam memberantas aksi begal di Jakarta merupakan bagian dari menjalankan misi operasi militer selain perang (OMSP).

"Pada prinsipnya, tugas utama penegakan hukum tetap berada pada Polri. Namun dalam konteks OMSP, TNI juga memiliki tugas membantu pemerintah daerah dan membantu Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Rico saat dikonfirmasi awak media di Jakarta, Selasa.

Baca Juga :
Koalisi Masyarakat Sipil: Pelibatan TNI Atasi Begal di Jakarta Bentuk Respons Berlebihan
Prabowo Minta TNI Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik Global

Rico menyatakan hal tersebut saat ditanya soal Kodam Jaya yang mengerahkan batalyon tempur untuk membantu Polri menangani aksi begal di Jakarta.

Menurut Rico, apa yang dilakukan jajaran Kodam Jaya hanya bertujuan untuk memastikan masyarakat dalam keadaan aman dan nyaman.

Hal itu dilakukan dengan cara menggelar patroli bersama, sosialisasi ke masyarakat secara humanis dan melakukan tindakan pencegahan lainnya.

Selain itu, kata Rico, upaya Kodam Jaya juga sudah selaras dengan program Menteri Pertahanan Sjafri Sjamsoeddin, yang menugaskan Yonif TP di seluruh daerah melindungi warga dari ragam aksi kriminal.

Namun demikian, Rico menegaskan TNI juga memiliki batasan tertentu dalam menangani aksi begal. TNI, kata Rico, mengutamakan koordinasi dan kerja sama dengan Polri selaku pihak yang berhak melakukan tindakan hukum.

"Tentu seluruh pelaksanaannya tetap mengedepankan profesionalisme, koordinasi dengan Polri, serta pendekatan humanis sesuai aturan yang berlaku," kata Rico.

Dengan adanya koordinasi dan kerja sama yang baik antara TNI dan Polri, Rico yakin aksi begal dapat ditangani dengan lebih maksimal.

OMSP merupakan misi non tempur yang bersifat kemanusiaan. Misi ini biasanya dilakukan TNI pada saat-saat tertentu seperti evakuasi warga saat bencana, pembangunan infrastruktur di lokasi bencana, pengamanan warga hingga memberikan layanan kesehatan. (Ant)

Baca Juga :
Prabowo Beri Taklimat, Danseskoad: Ini Pertama Kali Presiden Hadir Langsung
TNI Evakuasi 44 Warga Papua Pegunungan Usai Kabur dari OPM
Irjen Sandi Tak Kasih Ampun untuk Begal di Sumsel, Bakal Terapkan Tindakan Tegas Terukur

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penumpang Dengar Ledakan saat KRL Duri-Tangerang Terhenti di Rawa Buaya
• 13 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Tidak Masuk Daftar Skuad Timnas Voli Putri Korea Selatan, Jung Ho-young Langsung Minta Dukungan para Penggemar
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Pangan Melonjak Jelang Iduladha 2026, Apa Faktor Pemicunya?
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Gereja Santa Theresia Serahkan Hewan Kurban, Romo Benny: Semangat Menghargai Keberagaman Tetap Dijaga
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Respon Dandhy Laksono Usai Yasinta Moiwen Akui Tak Dimintai Izin untuk Film Pesta Babi
• 5 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.