Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah telah menyiapkan program stimulus ekonomi yang rencananya disalurkan untuk kuartal II/2026 hingga semester II/2026. Beberapa stimulus meliputi insentif pajak tiket penerbangan hingga program magang.
Hal ini diumumkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai melaksanakan rapat koordinasi bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, salah satunya adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Selasa (26/5/2026).
Pertama, pemerintah berencana memberikan insentif pajak penghasilan (PPh) final royalti penulis sebesar 1,5%.
"Ini merupakan janji kampanye Bapak Presiden, maka ini akan segera dilaksanakan," terang Airlangga di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Syarat untuk menerima insentif fiskal itu adalah penulis buku dengan International Standar Book Number (ISBN) yang jelas.
Kedua, diskon tiket transportasi kereta api, laut dan penyeberangan. Pemerintah juga berencana menyalurkan diskon tiket angkutan udara atau pesawat. Periode pemberian diskon ini yaitu baik untuk periode libur sekolah sekitar Juni-Juli 2026, serta Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Baca Juga
- Purbaya: Ekonomi Mulai Akselerasi, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru Mulai Juni 2026
- Harga Plastik Naik Gila-gilaan, Pemerintah Godok Stimulus Buat Industri
- Purbaya Mau Berikan Insentif Pasar Modal, OJK Berharap Stimulus Fiskal
Pemerintah menyiapkan anggaran senilai Rp190,5 miliar untuk diskon tiket transportasi pada masa liburan sekolah, sedangkan Rp161,4 miliar untuk libur Natal dan Tahun Baru.
Prakiraannya, diskon tiket transportasi ini ditujukan kepada penerima manfaat sebanyak 3,07 juta orang untuk libur sekolah, dan 2,87 juta orang pada libur akhir tahun nanti.
"Untuk transportasi udara seperti biasa diberikan diskon 30%," jelasnya.
Ketiga, masih terkait dengan transportasi, pemerintah akan menggulirkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian tiket pesawat kelas ekonomi.
Anggaran yang disiapkan untuk periode libur sekolah adalah Rp472,7 miliar, dengan target penerima 2,3 juta penumpang.
"Kemudian PPN DTP pada saat Nataru itu disiapkan Rp722 miliar dengan target 3,7 juta penumpang," tutur Menko Perekonomian sejak 2019 ini.
Keempat, pemerintah juga akan kembali menggelar program magang nasional gelombang (batch) 4 untuk periode Juli dengan kuota 150.000 peserta. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp4,14 triliun.
Kelima, program vokasi nasional ditargetkan untuk 220.000 lulusan SMK dan 50.000 pekerja yang mengalami PHK dengan anggaran Rp2,12 triliun.
Airlangga menyebut stimulus ini diharapkan bisa mulai bergulir pada kuartal II/2026, dan sebagian juga untuk mulai awal kuartal III/2026 dan kuartal IV/2026.





