TNI Dikritik Urus Begal, Kemenhan Menjawab Begini

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - TNI mendapat kritik lantaran ikut mengurus aksi begal.

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menilai keterlibatan TNI dalam memberantas aksi begal di Jakarta merupakan bagian dari menjalankan misi operasi militer selain perang (OMSP).

BACA JUGA: Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Batalion Tempur Urus Begal di Jakarta

"Pada prinsipnya, tugas utama penegakan hukum tetap berada pada Polri. Namun dalam konteks OMSP, TNI juga memiliki tugas membantu pemerintah daerah dan membantu Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi awak media di Jakarta, Selasa.

Rico menyatakan hal tersebut saat ditanya soal Kodam Jaya yang mengerahkan batalyon tempur untuk membantu Polri menangani aksi begal di Jakarta.

BACA JUGA: Polisi Tangkap 20 Begal di Jakarta, Dua Pelaku Ditembak

Menurut Rico, apa yang dilakukan jajaran Kodam Jaya hanya bertujuan untuk memastikan masyarakat dalam keadaan aman dan nyaman.

Hal itu dilakukan dengan cara menggelar patroli bersama, sosialisasi ke masyarakat secara humanis dan melakukan tindakan pencegahan lainnya.

BACA JUGA: Polda Metro Jaya Tembak Begal Bersenjata Api

Selain itu, kata Rico, upaya Kodam Jaya juga sudah selaras dengan program Menteri Pertahanan Sjafri Sjamsoeddin, yang menugaskan Yonif TP di seluruh daerah melindungi warga dari ragam aksi kriminal.

Namun demikian, Rico menegaskan TNI juga memiliki batasan tertentu dalam menangani aksi begal.

TNI, kata Rico, mengutamakan koordinasi dan kerja sama dengan Polri selaku pihak yang berhak melakukan tindakan hukum.

"Tentu seluruh pelaksanaannya tetap mengedepankan profesionalisme, koordinasi dengan Polri, serta pendekatan humanis sesuai aturan yang berlaku," kata Rico.

Dengan adanya koordinasi dan kerja sama yang baik antara TNI dan Polri, Rico yakin aksi begal dapat ditangani dengan lebih maksimal.

OMSP merupakan misi non tempur yang bersifat kemanusiaan. Misi ini biasanya dilakukan TNI pada saat-saat tertentu seperti evakuasi warga saat bencana, pembangunan infrastruktur di lokasi bencana, pengamanan warga hingga memberikan layanan kesehatan. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Daftar 26 Pemain Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiba-tiba Soroti Mundurnya Megawati Hangestri dari Skuad Timnas Voli Putri Indonesia, Media Korea Bilang itu...
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Al Izhar Cendekia Makassar Terima Murid Baru! Mulai dari TK hingga SMA, Cek Jadwal Pendaftarannya
• 9 jam laluharianfajar
thumb
MPMX Tetapkan Dividen Jumbo, Yield Tembus 16 Persen
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Pilu SDN Klungkung 2 Jember: Perpustakaan Beratap Langit, Plafon Kelas Ambruk
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
AGTI Ungkap Syarat Industri Tekstil RI Bisa Tembus US$100 Miliar pada 2035
• 22 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.