Pemkab Jayawijaya Pastikan Konflik Antar Suku di Wamena Berakhir dan Aktivitas Warga Kembali Normal

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Wamena, Papua Pegunungan, telah kondusif setelah konflik antar suku dinyatakan berakhir.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib mengatakan seluruh aktivitas masyarakat di pusat pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan tersebut mulai kembali berjalan normal.

"Kondisi di Wamena sudah aman dan seluruh aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan sudah mulai berjalan normal," ungkap Atenius Murib.

Prosesi Patah Panah Jadi Simbol Perdamaian

Atenius Murib menjelaskan prosesi patah panah yang digelar di Mapolres Jayawijaya menjadi simbol tertinggi masyarakat adat Papua Pegunungan dalam menyelesaikan konflik sosial.

"Kami bersyukur prosesi “patah panah” telah dilaksanakan di Mapolres Jayawijaya dan kedua belah pihak yang berkonflik telah sama-sama sepakat untuk menyelesaikan masalah dengan baik," katanya.

Menurutnya, kesepakatan damai tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan mencegah konflik serupa kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Pemkab Apresiasi Dukungan Pemerintah dan Aparat Keamanan

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proses mediasi perdamaian antar kelompok yang bertikai.

Atenius Murib mengucapkan terima kasih kepada Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, aparat TNI dan Polri, serta komponen masyarakat adat yang ikut membantu penyelesaian konflik di Wamena.

"Sebagai pimpinan tertinggi di Jayawijaya kami sampaikan terima kasih kepada Ibu Wamendagri, Bapak Gubernur Papua Pegunungan, aparat keamanan baik TNI dan Polri serta komponen masyarakat adat yang telah bersama-sama membantu penyelesaian masalah konflik di Wamena," ujarnya.

Pemerintah daerah menegaskan konflik antar suku tidak boleh kembali terjadi karena dapat menghambat aktivitas pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.

Atenius Murib juga mengajak seluruh masyarakat yang datang ke Wamena untuk bersama-sama membangun daerah agar ketertinggalan dan keterisolasian dapat berubah menjadi kemajuan di berbagai sektor.

"Semua warga yang datang ke Wamena dari mana saja, supaya sama-sama ikut membangun daerah ini sehingga ketertinggalan, keterisolasian berubah jadi kemajuan yang baik di semua sektor," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
HP China Harga Rp 31 Juta Rilis di RI, Cek Spek Oppo Find X9 Ultra
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Risa Amel Buktikan Dangdut Klasik Bisa Tetap Relevan untuk Gen Z
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov DKI Terjunkan 744 Petugas Awasi Kesehatan dan Pemotongan Hewan Kurban
• 4 jam laludetik.com
thumb
Menagih Taji UU PDP di Era Booming AI
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Benar Jumlah SPPG MBG Akan Dipangkas? Ini Kata Purbaya
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.