Tersangka Kasus Tabrak Kerumuman Siswa Jadi Staf Ahli Bupati Pandeglang

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Pandeglang -

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani merombak sejumlah pejabat eselon II di lingkungan pemerintah. Ada lima pejabat yang mengisi jabatan baru, termasuk Ahmad Mursidi, yang berstatus tersangka.

Proses pelantikan itu digelar di Oproom Setda Pandeglang. Empat orang yang dilantik secara langsung ialah Yahya Gunawan Kasbin, Hasan Bisri, Gimas Rahadyan, dan Firmansyah, sedangkan Ahmad Mursidi mengikuti secara daring.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, kami membutuhkan pejabat yang mampu berlari lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan bergerak lebih kompak. Tantangan ke depan membutuhkan inovasi dan kreativitas," kata Dewi dalam sambutannya, Selasa (26/5/2026).

Baca juga: Pria di Pandeglang Tewas Usai Dikeroyok, 4 Orang Pelaku Diamankan

Bupati menekankan bahwa saat ini masyarakat menuntut pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan berdampak. Ia meminta kepada pejabat untuk tidak takut berinovasi, dan terus bertransformasi dalam bekerja.

"Kalau ada cara baru yang lebih cepat, lebih baik, lebih tertib, dan sesuai regulasi, lakukan. Jangan terjebak dalam rutinitas kerja," tegasnya.

Ini daftar pejabat baru yang dilantik Bupati Pandeglang:

1. Yahya Gunawan Kasbin sebagai Inspektur Inspektorat.
2. Hasan Bisri sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
3. Gimas Rahadyan sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah.
4. Firmansyah sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak.
5. Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.

Baca juga: Pedagang di Pandeglang Dilarang Jualan Depan Sekolah Buntut Kadis Tabrak Siswa

Sebagai informasi, polisi menetapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Banten, Ahmad Mursidi, sebagai tersangka. Ahmad Mursidi ditetapkan tersangka usai menabrak kerumunan siswa SDN Sukaratu 5, di Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, pada Kamis (30/4) sekitar pukul 09.30 WIB.

Ada sembilan orang yang menjadi korban dalam peristiwa itu. Dua orang lainnya dilaporkan meninggal dunia, yaitu Dewi Handayani, seorang pedagang; dan Muhamad Milal, seorang siswa.

"Berdasarkan hasil gelar perkara, sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi kepada wartawan, Rabu (13/5).




(fca/fca)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Iduladha 1447 H, KPPU Surabaya Pastikan Pasokan Daging Aman dan Harga Terjaga
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
BTS Menang Artist of the Year di AMA 2026, Kalahkan Taylor Swift hingga Lady Gaga
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Padangsidimpuan Bedah Buku Penegakan Hukum Humanis Berbasis Kearifan Lokal
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Ezviz Rilis Dua Senjata Baru, Bagian Tubuh Ini bisa Dipakai buat Buka Pintu
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total Akar Masalah Blackout Sumatera
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.