Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan KRL Commuter Line jurusan Duri-Tangerang terhenti secara mendadak di perlintasan sebidang RT 01/RW 11 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (26/5/2026) sore. Insiden ini sempat diwarnai kepanikan setelah penumpang mendengar suara ledakan berulang kali dari dalam gerbong.
Salah seorang penumpang, Tasya (25), menceritakan situasi menegangkan di dalam kereta. Menurutnya, suara ledakan tersebut terdengar hingga tiga kali dan memicu gangguan pada sistem kelistrikan kereta.
Advertisement
"Tadi dengar ada ledakan. Jadi ledak gitu, (kereta) mati, (kereta) hidup lagi, ledak lagi, terus mati, hidup, ledak lagi, terus mati lagi. Enggak lama, kereta berhenti sampai sekarang. Ledakannya dari dalam KRL, kayak 'dug' gitu bunyinya," kata Tasya kepada wartawan di lokasi kejadian.
Tasya menambahkan, suara ledakan itu langsung membuat lampu di dalam gerbong padam seketika. Kondisi tersebut membuat para penumpang KRL sontak histeris. Akibatnya, ia bersama sebagian penumpang lain memilih untuk turun dari kereta karena khawatir akan keselamatan mereka.
"Saya kan berangkat dari Kampung Bandan mau ke Tangerang. Tadi turun di sini (perlintasan sebidang RT 01 / RW 11 Rawa Buaya). Pintunya (KRL) terbuka akhirnya tadi," jelas Tasya.




