Jakarta: Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara bergerak cepat mengawal kelayakan komoditas ternak menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Petugas medis veteriner telah melakukan pemeriksaan klinis terhadap ribuan hewan kurban guna memastikan seluruhnya bebas dari penyakit berbahaya.
“Hingga hari ini total ada 6.771 hewan ternak yang melalui pemeriksaan. Hasilnya, semua sehat,” kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara Novi Christine Palit saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 26 Mei 2026.
Baca Juga :
Masjid Ar Ridwan Jatinegara Terima Sapi Kurban Presiden PrabowoNovi menjelaskan, barisan dokter hewan bersama tim gabungan Sudin KPKP sejauh ini telah menyisir 149 titik penampungan, mulai dari kandang komersial hingga tempat pemotongan sementara yang tersebar di wilayah Jakarta Utara. Dari total hewan yang diperiksa, tercatat ada 3.005 ekor sapi, 3.511 ekor kambing, dan 255 ekor domba yang berhasil disaring.
“Tidak ada hewan yang terjangkit penyakit serius dan berbahaya. Ada hewan yang kelelahan karena lama dalam perjalanan tapi semua sehat,” tambah Novi.
Dalam pelaksanaannya, prosedur pemeriksaan dilakukan berlapis. Petugas terlebih dahulu memverifikasi kelengkapan administrasi berupa surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari daerah asal. Setelah itu, tim medis melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh, khususnya untuk mendeteksi dini gejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta indikasi infeksi menular lainnya.
Ilustrasi hewan kurban. Foto: Metro TV/Rifda Muthia Zahra.
“Setelah itu kami keluarkan surat baru dari Sudin KPKP Jakut untuk memastikan kesehatan hewan kurban ini,” jelasnya.
Langkah proteksi kesehatan masyarakat ini dipastikan akan terus bergulir secara berkala. Pengawasan ketat tidak berhenti pada fase penjualan, melainkan berlanjut hingga hari H pelaksanaan pemotongan hewan kurban di berbagai lokasi ibadah.
“Besok tim akan bergerak ke lokasi pemotongan hewan kurban untuk memastikan hewan kurban layak dikonsumsi,” ucap Novi.




