Bea Cukai Soetta Gagalkan Penyelundupan 17,5 Kg Emas Senilai Rp45 Miliar ke China

eranasional.com
2 jam lalu
Cover Berita

Tangerang, ERANASIONAL.COM – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (BC Soetta), Tangerang, Banten, memperketat pengawasan terhadap lalu lintas barang bawaan penumpang internasional, khususnya komoditas bernilai tinggi seperti emas dan perhiasan.

Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi pelanggaran kepabeanan yang berpotensi merugikan negara. Penguatan pengawasan dilakukan melalui profiling penumpang hingga koordinasi lintas instansi di Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang mengatakan pengawasan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 80 Tahun 2025 tentang Penetapan Barang Ekspor Berupa Emas yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar.

“Bea Cukai bersama seluruh stakeholder terus memperkuat pengawasan melalui profiling penumpang dan koordinasi antarinstansi untuk memastikan seluruh aktivitas ekspor berjalan sesuai aturan,” ujar Hengky di Tangerang melalui konferensi persnya, Selasa ( 26/5/2026).

Ia menegaskan, setiap penumpang yang membawa emas atau perhiasan dalam berbagai bentuk wajib melaporkannya kepada petugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, kebijakan tersebut diterapkan untuk mendukung program hilirisasi industri nasional sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari komoditas bernilai tinggi.

Dalam pengawasan yang dilakukan selama April hingga Mei 2026, Bea Cukai Soetta berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 17,55 kilogram emas batangan dengan nilai mencapai Rp45,73 miliar yang hendak dibawa ke China.

Penindakan dilakukan terhadap 12 penumpang penerbangan internasional yang diduga membawa emas secara tidak resmi. Dari jumlah tersebut, 11 orang merupakan warga negara China dan satu lainnya warga negara Indonesia.

Hengky menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari operasi gabungan pengawasan barang bawaan penumpang bersama Avsec dan Polres Bandara Soekarno-Hatta. Petugas menemukan indikasi logam berdensitas tinggi saat pemeriksaan.

Setelah diperiksa lebih lanjut, emas ditemukan dalam berbagai bentuk dan cara penyimpanan. Ada yang disimpan di dalam koper, dimasukkan ke saku pakaian, hingga dipakai menyerupai kalung dengan berat mencapai 500 gram.

“Mereka mencoba membawa emas tersebut keluar Indonesia dengan berbagai cara, mulai dari disimpan di koper, dikantongi, hingga dijadikan seperti perhiasan,” ungkapnya.

Saat ini, Bea Cukai masih melakukan penelitian kepabeanan dan uji laboratorium guna memastikan kadar emas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dari hasil penyelidikan sementara, emas tersebut diduga akan dikelola kembali di Hongkong untuk dijadikan produk perhiasan.

“Kami menduga mereka hanya kurir. Barang yang dibawa juga diduga merupakan bahan setengah jadi yang nantinya akan dilebur kembali di negara tujuan,” tandas Hengky.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bung Ropan Mulai Curiga Usai Jay Idzes Cedera Lagi, John Herdman Disebut Bakal Andalkan Pemain Timnas Indonesia ini
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Hewan Kurban Stres Turunkan Kualitas Daging, Ini Teknik Menyembelih yang Baik
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Video: Moeldoko: Pemerintah Tak Akan Rugi Beri Insentif Mobil Listrik
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polling kumparan: 34% Pilih Motor Bensin Meskipun Ada Subsidi Motor Listrik
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Seorang Pria di Guangxi, Tiongkok Menikam Sejumlah Polisi di Jalanan, Warga Ungkap Motif Pelaku
• 11 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.