JEMBER, KOMPAS.TV - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, memastikan jalur kereta api di wilayah itu aman dilalui pascagempa bermagnitudo 4,8 pada Selasa (26/5/2026) sore.
Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro, menyebut pihaknya sempat memberhentikan seluruh perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Daop 9 Jember untuk menunggu hasil pemeriksaan kondisi prasarana pascagempa.
Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai langkah preventif yang mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan.
"Setelah merasakan adanya gempa bumi, Pusat Pengendali Operasional Kereta Api (Pusdalopka) Daop 9 Jember yang berpusat di Jember langsung melakukan konfirmasi kepada semua petugas stasiun dari Pasuruan hingga Ketapang," kata dia di Jember, seperti dikutip dari Antara.
Baca Juga: Dampak Gempa Jember Terasa hingga Bali, BMKG Sebut Dipicu Mekanisme Geser
Beberapa perjalanan kereta api yang sempat diberhentikan luar biasa (BLB) di antaranya KA Sangkuriang dan KA Pandanwangi.
"Kereta api yang dilakukan BLB antara lain KA Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung dan KA Pandanwangi relasi Jember-Ketapang," jelasnya.
Kedua kereta api tersebut diberhentikan sementara di Stasiun Kalisetail guna menunggu hasil pengecekan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, dan prasarana pendukung lainnya.
Ia menambahkan, petugas prasarana dari jalan rel dan jembatan telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, dan prasarana pendukung lainnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, lanjut dia, lintas operasional kereta api di wilayah Daop 9 Jember dalam kondisi aman.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- kai daop 9 jember
- pt kai
- jember
- gempa bumi jember
- pascagempa
- jalur kereta





