Sapi Kurban Banmas Presiden di Pemprov Sumut Berbobot 1,3 Ton

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) mendapat sapi kurban bantuan kemasyarakatan (banmas) dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Lingkungan Pemprov Sumut.

Sapi banmas Presiden tersebut diketahui berbobot 1,3 ton yang dibeli dari peternak lokal Sumut. Simbolis prosesi penyerahan dilakukan secara virtual dari Jakarta pada Selasa (26/5/2026) dan diikuti oleh Wakil Gubernur Sumut Surya.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro dalam sambutannya mengatakan, pemberian sapi banmas untuk Iduladha merupakan agenda tahunan pemerintah sebagai wujud kepedulian pemerintah pusat kepada masyarakat di seluruh daerah.

"Bapak Presiden menyampaikan amanah berupa bantuan kemasyarakatan sejumlah sapi kurban untuk dibagikan kepada seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota," ujar Juri dalam simbolis prosesi penyerahan secara virtual.

Adapun, Provinsi Sumut mendapat jatah satu ekor sapi banmas Presiden Prabowo Subianto pada Iduladha tahun ini. Di Sumut, Presiden menyalurkan sebanyak 34 ekor sapi banmas untuk 33 kabupaten/kota dan Provinsi Sumut.

Juri mengatakan, pemerintah pusat menyalurkan total 598 ekor sapi ke seluruh daerah se-Indonesia pada banmas 2026. Ratusan ekor sapi tersebut dibeli dari peternak lokal di lokasi masing-masing.

Baca Juga

  • Sapi Kurban Prabowo di Makassar Bakal Disembelih di Masjid At-Taqwa
  • Anggaran Sapi Kurban Presiden Capai Rp100 Miliar dari Banmaspres
  • Prabowo Serahkan Sapi Kurban Seberat 1,3 Ton untuk Masjid Istiqlal

Sesuai standar, bobot sapi banmas presiden ditetapkan minimal 1 ton dengan usia minimal 2 tahun. Namun, lantaran tak semua peternak lokal memiliki bobot sapi sebesar itu, berat minimal sapi banmas presiden pun diperbolehkan 800 kg.

Dia bahkan menyebut, ada kebijakan khusus bagi 46 kabupaten/kota di Indonesia yang akan menerima jatah dua ekor sapi kurban. Hal ini karena tak ditemukannya sapi lokal dengan bobot minimal 800 kg di daerah-daerah tersebut.

Adapun, dalam penyediaan hewan sapi banmas Presiden RI, Sekretariat Negara bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk memastikan seluruh sapi telah melalui pemeriksaan kesehatan ketat dan aman dari penyakit. Program tersebut juga melibatkan sekitar 525 peternak lokal di seluruh Indonesia.

"Program ini diharapkan dapat memicu semangat produktivitas dan pengembangan kualitas peternakan ke depan," ujar Wamensesneg.

Juri pun meminta seluruh kepala daerah berkomitmen mengawal ketat seluruh proses mulai dari distribusi, penyembelihan, hingga pembagian daging sapi Banmas agar tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Kami berterima kasih kepada bapak ibu kepala daerah yang akan membantu mendistribusikan, memantau, dan mengawal proses pemotongan ini hingga berjalan dengan baik di daerah masing-masing," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
8 Orang Provokator Demo Ricuh di Lapas Narkotika Gowa Ditangkap, 2 Positif Narkoba
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
3 Pemain Timnas Indonesia Amankan Tiket Liga Champions
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Sambut Piala Dunia, Tendangan Salto McTominay Diabadikan di Uang Kertas Edisi Terbatas
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Redakan Konflik, Warga Adonara Serahkan 192 Pucuk Senjata
• 19 jam lalukompas.id
thumb
DLHK Banten Ambil Sampel Udara dan Tanah dari Lokasi Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.