Saat Kemhan dan Mabes TNI Buka Suara Alasan Prajurit Turun dalam Berantas Begal

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelibatan prajurit TNI dalam patroli penanganan begal memunculkan perdebatan.

Di satu sisi, pemerintah menilai, kehadiran TNI diperlukan untuk memperkuat rasa aman masyarakat.

Namun di sisi lain, sejumlah pengamat menilai penanganan kriminal jalanan tetap menjadi ranah kepolisian.

OMSP

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, penegakan hukum tetap menjadi tugas utama Polri.

Baca juga: Mabes TNI: Tak Ada Instruksi Panglima untuk Berantas Begal, tetapi...

Namun, dalam konteks OMSP, TNI dapat membantu pemerintah daerah dan Polri apabila situasi keamanan membutuhkan penguatan kehadiran negara di lapangan.

“Dalam konteks OMSP, TNI juga memiliki tugas membantu pemerintah daerah dan membantu Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, terutama ketika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat memerlukan penguatan kehadiran negara di lapangan,” kata Rico, saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).

Menurut Rico, keterlibatan TNI di wilayah Kodam Jaya diarahkan untuk patroli bersama, dukungan kewilayahan, dan memperkuat efek pencegahan agar masyarakat merasa aman.

Ia menambahkan, arahan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengenai pembentukan Batalyon Teritorial juga diharapkan dapat membantu menekan potensi kriminalitas dan menjaga stabilitas wilayah.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Tentu seluruh pelaksanaannya tetap mengedepankan profesionalisme, koordinasi dengan Polri, serta pendekatan humanis sesuai aturan yang berlaku,” ujar dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir dan Longsor yang Melanda 13 Desa di Lebak Banten
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Gangguan KRL Duri-Tangerang Usai, Rangkaian Mogok Digandeng ke Rawabuaya
• 23 jam laludetik.com
thumb
Operasi Patuh 2026 Digelar Mulai 8 Juni, Korlantas Polri Fokuskan Penegakan Hukum Berbasis Digital
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Bagi Yudi, Menjadi Jagal Kurban Bukan soal Uang, tapi Ibadah dan Kebersamaan
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Jelang Iduladha 2026, Pasokan Elpiji 3 Kg di Lumajang Ditambah 60 Ribu Tabung
• 19 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.