Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar salat Idul Adha 1447 Hijriah, pagi ini. Jemaah khusyuk melaksanakan salat.
Pantauan detikcom Rabu (27/5/2026), salat Idul Adha 1447 Hijriah di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, dimulai pukul 06.39 WIB. Salat digelar di halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah.
Para jemaah tampak membawa anggota keluarganya salat Idul Adha 1447 Hijriah di sini. Bertugas sebagai khotib Hilman Latief, sementara imam dipimpin Ustaz Teguh Agus Wahyuda.
Dalam ceramahnya, Hilman mengajak para jemaah meneladani ketaatan dan kesabaran Nabi Ibrahim saat diminta untuk mengorbankan anaknya, Ismail. Ia menyebut menunaikan Salat Idul Adha merupakan wujud menunaikan sunah atau tradisi panjang yang telah berjalan ribuan tahun lamanya.
"Kisah inilah yang kemudian menjadi inspirasi dalam ritual kurban yang dilakukan kaum muslimin di setiap tahunnya," ujarnya.
Hilman mengatakan masih banyak juga umat muslim yang harus berkorban dengan nyawanya karena situasi dan kondisi. Ia mengatakan kontekstualitas penerapan berkurban berdampak luas dalam masyarakat.
"Semoga kita diberikan keikhlasan dan ketakwaan pada hari Raya Idul Adha ini, kita juga ditumbuhkan rasa kesabarannya dalam menghadapi persoalan-persoalan dan masalah-masalah kita semua. Dari masalah kecil dalam keluarga sampai masalah lainnya," imbuhnya.
"Pada hakikatnya pengorbanan dalam hidup ini dan bahkan secara khusus tradisi berkurban ini yang pada pokoknya kita lakukan setiap tahun, tidak lain adalah untuk mencapai ketakwaan," tambahnya.
Sebagai informasi, Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu (27/5) hari ini. Pemerintah dan Muhammadiyah merayakan Idul Adha 2026 secara serentak.
(mib/whn)




