Waspada Kontaminasi Bakteri! Simak Cara Distribusi Daging Kurban yang Aman dan Higienis

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendistribusian daging kurban dinilai menjadi perhatian penting. Pasalnya, penyembelihan hewan kurban di Indonesia mash menggunakan metode tradisional yang berisiko menimbulkan kontaminasi apabila tidak dilakukan dengan sanitasi dan penanganan yang tepat.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Univesitas Airlangga, Prof Mustofa Helmi Effendi, mengatakan risiko kontaminasi daging kurban dapat terjadi saat proses penyembelihan maupun peletakan daging setelah disembelih. Menurutnya, pemisahan antara daging bersih dan jeroan memerlukan perhatian agar tidak terjadi pencemaran silang, termasuk memastikan daging kurban tidak diletakkan di tanah dan alas yang memungkinkan kontaminasi.

Baca Juga
  • Manfaatkan Daun Pepaya dan Nanas, Cara Alami Supaya Daging Kurban Nggak Alot
  • Bingung Daging Kurban Dimasak Apa? Yuk Coba Bikin Tongseng Sapi
  • Idul Adha 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Keikhlasan dan Kepedulian

"Kita harus menyadari bahwa di Indonesia perundang-undangan yang berlaku masih memungkinkan penyembelihan dilakukan di luar rumah potong hewan. Sehingga banyak orang yang tidak mengerti teknik pemotongan, teknik pencacahan, dan teknik pengulitan ikut ambil bagian," kata dia dalam keterangan tertulis, dikutip pada Senin (25/5/2026).

Ilustrasi hewan kurban kambing - (Republika/Daan Yahya)

 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Mustofa menilai praktik distribusi daging kurban di masyarakat masih sering kali belum memenuhi standar distribusi yang aman. Menurutnya, penggunaan wadah seadanya seperti plastik daur ulang serta proses pembagian yang kurang higienis berpotensi dalam meningkatkan kontaminasi.

"Sebaiknya menggunakan wadah yang tidak mengkontaminasi. Jangan menggunakan plastik hasil daur ulang dan plastik berwarna hitam. Pakailah plastik yang food grade, yang kontaminannya sangat sedikit," kata dia.

Selain itu, Prof Mustofa juga menyoroti pentingnya penyimpanan daging kurban yang tepat. Menurutnya, daging harus dipotong menjadi bagian-bagian kecil sebelum dimasukkan ke dalam lemari pendingin atau freezer. Tindakan ini dilakukan untuk meminimalisir penurunan kualitas daging kurban.

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebun Raya Bogor Kembali Gelar Shalat Idul Adha untuk Umum, Jemaah Bebas Tiket Masuk
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda NTB Tingkatkan Status Perkara Dugaan Asusila yang Libatkan Polisi, ke Tahap Penyidikan
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Hipmi Jaya Dukung Pelaksanaan Munas XVIII di Provinsi Manapun
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Menkeu Purbaya Soal Kurs Rupiah Nyaris 17.800: Nggak Masuk Akal
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah bidik peluang peningkatan penempatan PMI di Kuwait
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.