FAJAR, JAKARTA — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menyebut Idul Adha merupakan momentum untuk mengingat nilai pengorbanan, persatuan, serta keberdayaan umat.
Hal itu disampaikan Jusuf Kalla usai melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 27 Mei.
“Idul Adha ini mengingatkan kita tentang pengorbanan, dan juga tentu suatu kesatuan antara ibadah dan keberdayaan,” ujar Jusuf Kalla kepada wartawan.
Dalam kesempatan itu, JK mengaku tahun ini berkurban di beberapa daerah, yakni di Makassar, Sumatera Barat, dan Jakarta.
“Saya di beberapa tempat, di Makassar, di Sumatera Barat, juga di sini,” katanya.
JK mengatakan dirinya memilih melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar karena lokasinya dekat dengan kediamannya.
“Saya memilih Al-Azhar karena dekat rumah,” ucapnya.
Selain membahas makna Idul Adha, JK juga menyinggung situasi di Palestina yang masih dilanda konflik.
Menurutnya, kondisi saat ini dinilai lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya karena intensitas serangan mulai berkurang.
“Kalau di Gaza agak lumayan dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu penuh dengan serangan, sekarang mulai ada kecilkan senjata,” ujarnya.
JK berharap seluruh pihak dapat mencapai kesepakatan damai dan dunia internasional bersatu untuk membantu pemulihan wilayah terdampak perang.
“Mudah-mudahan mereka sepakat, mudah-mudahan dunia ini bersatu untuk merehabilitasi semua itu,” katanya. (twk)





