Pemprov Kalbar Raih Penghargaan Demokrasi Nasional, Ria Norsan Dorong Partisipasi Publik Terus Diperkuat

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) kembali meraih prestasi di tingkat nasional setelah berhasil masuk dalam empat besar Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025.

Dengan skor 86,17, Kalbar berhasil menempati posisi keempat nasional sekaligus menjadi provinsi dengan nilai demokrasi tertinggi di Pulau Kalimantan.

Penghargaan tersebut diserahkan dan diterima oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dalam Kick Off Evaluasi Nasional Capaian IDI Tahun 2025 di Semarang, Jawa Tengah.

BACA JUGA:bank bjb Raih Penghargaan Perluasan QRIS Terbanyak di Ajang DIGIWARA 2026

Capaian itu dinilai sebagai bentuk keberhasilan pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menjaga iklim demokrasi yang aman, kondusif, dan terbuka.

Penilaian IDI sendiri mencakup sejumlah indikator mulai dari kebebasan sipil, hak politik masyarakat, hingga kinerja lembaga demokrasi.

Usai menerima penghargaan, Ria Norsan menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat Kalbar yang selama ini ikut menjaga suasana demokrasi tetap harmonis.

"Ini membuktikan bahwa demokrasi di Kalbar berjalan baik. Kebebasan berpendapat terjaga, pemilu berlangsung aman, dan ruang partisipasi publik terus kita buka. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi," ujar Ria Norsan.

Menurut Norsan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan dan pengambilan kebijakan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas demokrasi daerah.

BACA JUGA:Lewat Penghargaan Daerah Berprestasi, Kemendagri Bangun Iklim Kompetitif Antar-Pemda

Ia mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya membuka ruang partisipasi publik agar masyarakat dapat terlibat aktif dalam pembangunan daerah, termasuk melalui transparansi pemerintahan dan penguatan komunikasi publik.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia dalam mendukung peningkatan kualitas demokrasi di Kalbar.

"Salah satu indikator penilaian IDI berkaitan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sumber daya manusia sangat penting bagi kemajuan daerah. Alhamdulillah, IPM Kalbar saat ini meningkat menjadi 72,09. Ke depan, target kita bisa mencapai angka 75. Jika IPM meningkat, maka kualitas demokrasi melalui IDI juga akan semakin baik," harapnya.

Ria Norsan menambahkan, Pemprov Kalbar akan terus memperkuat pendidikan politik masyarakat agar kesadaran demokrasi semakin meningkat dan mampu menciptakan suasana politik yang damai dan dewasa.

BACA JUGA:Dua Srikandi Indodana Finance Raih Penghargaan The Most Outstanding Women 2026

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Sapi Kurban Maia Estianty Diturunkan dari Truk Milik Irfan Hakim, Bobot dan Jenisnya Jadi Sorotan
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Raja Ampat Geger! Mayat Pria Berjaket Pelampung Diduga WNA Ditemukan Mengapung di Pantai
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Komisi Yudisial Loloskan 42 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc ke Tahap Seleksi Kesehatan dan Kepribadian MA 2026
• 17 jam lalupantau.com
thumb
PCNU Jaktim Didorong Perkuat Dakwah Moderat
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
PT Pamapersada Nusantara Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA hingga Fresh Graduate
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.