Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperketat pengawasan terhadap kelayakan kesehatan hewan kurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Wagub DKI Jakarta, Rano Karno, menginstruksikan seluruh jajarannya di lapangan untuk langsung menyisihkan hewan kurban yang terindikasi berpenyakit atau tidak memenuhi syarat syariat.
Ketegasan tersebut disampaikan Rano Karno usai menunaikan ibadah Salat Idul Adha bersama warga di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Advertisement
“Saya sudah tegaskan apabila ditemukan hewan yang mungkin tidak lolos, tidak boleh ada toleransi untuk tidak mengorbankan. Artinya, itu harus disampingkan,” ujar Rano Karno secara lugas di hadapan media.
Kendati pengawasan diperketat, Rano optimistis proses pemotongan hewan kurban di seluruh wilayah Jakarta akan berjalan lancar. Hal ini karena Pemprov DKI telah memberikan pelatihan khusus kepada para juru sembelih halal (juleha) dan tim pemeriksa kesehatan hewan mengenai tata cara penanganan yang benar.




