Momen Iduladha, 5 Desa di Gorontalo Utara Terendam Banjir

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Gorontalo: Genangan air masih merendam kawasan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Didingga yang terletak di Desa Didingga, Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, hingga Rabu, 27 Mei 2026.

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, mengungkapkan lima desa terendam banjir pada Selasa, 26 Mei 2026, pukul 15.00 Wita. Kelima desa tersebut mencakup Desa Luhuto, Bualo, Biau, Omuto, dan Didingga. Ketinggian air mencapai sebatas lutut orang dewasa. Kondisi terparah terjadi di kawasan KAT Didingga, di mana air setinggi ambang jendela rumah disertai aliran yang cukup deras.

"Kurang lebih 3.500 warga terkena dampak banjir di lima desa ini. Yang paling parah dialami oleh warga KAT Didingga sebab hingga saat ini air belum juga surut. Bahkan, ketinggian air mulai naik lagi setelah sempat turun sekitar 20 sentimeter pada dini hari tadi (Rabu)," kata Thariq dari lokasi banjir, seperti dilansir Antara, Rabu, 27 Mei 2026.

Thariq memutuskan untuk menginap dan melaksanakan Salat Iduladha di wilayah kecamatan tersebut. Ia tiba di Kecamatan Biau pada dini hari Rabu bersama dengan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial yang turut membawa bantuan darurat.

"Saya memilih menginap di lokasi banjir agar pergerakan jajaran perangkat daerah serta penyaluran bantuan kedaruratan bisa dilakukan dengan cepat. Apalagi kecamatan ini lokasinya jauh dari pusat ibu kota kabupaten," ujar Thariq.
 

Baca Juga :

Pemkot Tanjungpinang Salurkan 56 Sapi Kurban Iduladha


Setelah melaksanakan Salat Iduladha, Thariq turun langsung ke lokasi banjir dan mengimbau seluruh warga KAT Didingga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, mengingat banjir belum juga menunjukkan tanda-tanda surut.

Ia membagikan roti serta bantuan lainnya kepada warga yang terkena musibah, dan juga mengunjungi langsung lokasi dapur umum yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.

"Kami meminjam dapur yang biasa digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Koordinasi dengan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan yayasan terkait sudah kami lakukan untuk memudahkan peminjaman dapur MBG ini. Namun, seluruh bahan makanan disiapkan sepenuhnya oleh pemerintah daerah," jelas Thariq.



Data sementara mencatat tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang di Didingga tersebut. Meskipun demikian, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Tercatat tiga unit rumah ambruk, satu unit rumah hanyut, serta 20 unit rumah dari total 54 rumah yang berada di kawasan KAT Didingga mengalami kerusakan berat hingga tidak dapat dihuni.

"Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah provinsi untuk meminta dukungan bantuan tanggap darurat. Tidak mungkin pemerintah daerah sendiri yang mampu menangani semuanya. Kemungkinan tim dari pemerintah provinsi akan tiba pada sore nanti," kata Thariq.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Menkeu Tegaskan Kurban Pakai Uang Pribadi, Bukan APBN
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tidak Masuk Daftar Skuad Timnas Voli Putri Korea Selatan, Jung Ho-young Langsung Minta Dukungan para Penggemar
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
5 Drakor Populer yang Dibintangi Lim Ji Yeon Selain My Royal Nemesis
• 55 detik lalubeautynesia.id
thumb
Hadiri Pertemuan Dewan Keamanan, Sugiono Serukan Komitmen Terhadap Piagam PBB
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pertempuran Sengit di Timur Kongo Demokratik di Tengah Penyebaran Wabah Ebola
• 3 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.