jpnn.com, JAKARTA - Pengelola rumah Singgah bernama Hurin In Study Center, Ustaz Baihaki yang akrab disapa Ustaz Babay mengatakan pemotongan hewan kurban sapi sumbangan dari Gereja Santa Theresia dilakukan pada Rabu, 27 Mei 2026 Pukul 09.00 WIB.
Menurut Ustaz Babay, setelah pemotongan hewan kurban langsung dibagikan ke masyarakat sekitar yang membutuhkan.
BACA JUGA: Wujudkan Toleransi Antarumat Beragama, Gereja Santa Theresia Bagikan Takjil dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim
Pemotongan dilakukan bersama-sama dengan masyarakat sekitar untuk menyalurkannya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitarnya," ujar Ustaz Babay, Rabu (27/5/206).
Lebih lanjut, Ustaz Babay menjelaskan makna kurban pada Hari Raya Iduladha adalah bentuk ketaatan total, keikhlasan, dan pengorbanan seorang hamba kepada Allah SWT.
BACA JUGA: PSE, Panitia HPS 2023 dan WKRI Gereja Santa Theresia Salurkan Makanan ke Lansia
Dia merebutkan hal tersebut dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS. Ibadah ini juga menjadi simbol kepedulian sosial, menyucikan harta serta sarana untuk berbagi kebahagiaan.
Ustaz Babay mengatakan ucapan Iduladha 2025 bisa jadi sarana menyebar doa, kepedulian, dan inspirasi dalam momen penuh makna.
BACA JUGA: Gereja Santa Theresia Serahkan Bantuan Hewan Kurban di Tanah Abang
Dia berharap dengan berbagi hewan kurban dapat meningkatkan keimanan kepada Tuhan.
"Ini sebagai bentuk cinta kepada Tuhan juga harus diwujutkan cinta kepada sesama seluruh ciptaan Tuhan dan menambah kepedulian ke sesama," ujar Ustaz Babay.
Sebelumnya, Pastor Kepala Paroki Santa Theresia, Romo Benny Beatus Wetty, SJ menyerahkan satu ekor sapa kepada Ustaz Babay dan satu ekor sapi di Musala Itihaj, Karet Tengsin.(fri/jpnn)
Redaktur & Reporter : Friederich Batari




