Purbaya Pakai Data Penjualan Mobil dan Listrik untuk Ukur Daya Beli

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah tidak hanya mengandalkan data statistik di atas kertas untuk membaca kondisi ekonomi nasional. Penjualan mobil, sepeda motor, hingga konsumsi listrik disebut ikut menjadi indikator penting untuk melihat daya beli dan aktivitas masyarakat secara riil.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan data ekonomi yang dirilis pemerintah telah melalui berbagai proses pengecekan silang. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi ekonomi di lapangan sesuai dengan angka yang tercatat.

Menurut dia, data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) bukan sekadar angka tanpa dasar. Pemerintah juga membandingkannya dengan sejumlah indikator konsumsi masyarakat, termasuk sektor otomotif.

“Ditambah cross-check dengan angka penjualan mobil, angka penjualan motor, belanja masyarakat, dan juga konsumsi listrik,” ujar Purbaya dikutip Rabu (27/5/2026).

Sektor otomotif sendiri memang kerap dianggap sebagai salah satu cerminan kondisi ekonomi. Ketika penjualan kendaraan meningkat, hal tersebut biasanya menunjukkan aktivitas konsumsi masyarakat ikut bergerak.

Tak hanya itu, konsumsi listrik juga menjadi indikator penting karena berkaitan dengan aktivitas rumah tangga maupun industri. Menurut Purbaya, berbagai data tersebut digunakan sebagai checkpoint untuk melihat apakah kondisi ekonomi benar-benar bergerak positif.

Ia juga mengaku kerap turun langsung ke sejumlah pasar untuk melihat situasi ekonomi masyarakat. Dari pengamatannya, aktivitas perdagangan di berbagai daerah masih terlihat ramai.

“Di Jogja ramai, di Surabaya ramai, di Bandung rame, di Jakarta juga ramai,” katanya.

Baca Juga: Purbaya Sebut Perputaran Ekonomi Kurban Untungkan Peternak

Baca Juga: Ternyata Libatkan Singapura, Purbaya Bongkar Skema Manipulasi Harga Ekspor CPO

Meski begitu, Purbaya mengakui pemulihan ekonomi belum sepenuhnya merata. Menurutnya, proses kebangkitan ekonomi memang membutuhkan waktu agar dampaknya bisa dirasakan di seluruh lapisan masyarakat.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sektor otomotif masih menjadi salah satu indikator penting dalam membaca denyut ekonomi nasional. Penjualan mobil dan motor bukan hanya soal industri kendaraan, tetapi juga menggambarkan tingkat kepercayaan dan kemampuan belanja masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Duduk Perkara Ormas Bubarkan Ibadah Gereja di Bantul, GMS dan FJI Gelar Mediasi Hingga Capai Kesepakatan
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Pertamina Luncurkan PMO Academy Excellence, Daniel Hutasoit Raih Best Project Manager 2025
• 20 jam laludisway.id
thumb
Korut lakukan uji coba sistem rudal jelajah, balistik terbaru
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Padangsidimpuan Bedah Buku Penegakan Hukum Humanis Berbasis Kearifan Lokal
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
TNI AU Buka Pendaftaran Bintara Gelombang II 2026, Begini Cara Daftarnya
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.