Ringkasan Berita:
- Pemkot Pasuruan menyalurkan 7 sapi dan 79 kambing kurban ke seluruh wilayah kota.
- Sapi limosin bantuan Presiden berbobot 850 kilogram disalurkan ke Kelurahan Blandongan.
- Wali Kota Pasuruan menyebut kurban menjadi simbol kepedulian dan solidaritas sosial.
- Distribusi hewan kurban dilakukan ke 4 kecamatan dan 34 kelurahan secara merata.
Pasuruan (beritajatim.com) – Jajaran petinggi Pemerintah Kota Pasuruan melaksanakan ibadah salat Id komunal bersama masyarakat di kawasan Mandaranrejo pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M. Agenda tersebut sekaligus menandai dimulainya penyaluran bantuan hewan kurban ke puluhan titik rumah ibadah di seluruh wilayah kota.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah dengan mendistribusikan total tujuh ekor sapi dan 79 ekor kambing ke empat kecamatan serta 34 kelurahan di Kota Pasuruan.
Salah satu hewan kurban yang menjadi perhatian masyarakat adalah sapi limosin berbobot 850 kilogram bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto yang disalurkan untuk wilayah pesisir.
“Pemberian hewan kurban ini menandai semangat berbagi dan kepedulian sosial kepada saudara-saudara kita yang belum memiliki kemampuan,” ungkap Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, usai menyerahkan bantuan secara simbolis.
Wali kota yang akrab disapa Mas Adi itu menegaskan bahwa esensi utama ibadah kurban adalah memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarsesama warga dalam kehidupan sehari-hari.
Distribusi hewan kurban dilakukan secara proporsional ke puluhan kelurahan yang tersebar di empat kecamatan administratif. Bagian kesejahteraan rakyat Pemkot Pasuruan turut melakukan verifikasi agar bantuan tepat sasaran dan diterima pengurus takmir masjid yang membutuhkan.
Keberadaan sapi limosin bantuan presiden menjadi berkah tersendiri bagi jamaah di Kelurahan Blandongan yang tahun ini menjadi lokasi penerima bantuan.
“Tahun lalu bantuan hewan kurban dari Bapak Presiden diberikan ke Masjid Agung Kota Pasuruan, dan tahun ini disalurkan di Masjid Babussalam Kelurahan Blandongan,” pungkas Mas Adi.
Menurutnya, perpindahan lokasi penerima bantuan diharapkan dapat menciptakan pemerataan manfaat dan rasa keadilan sosial bagi masyarakat Kota Pasuruan.
Aparatur Pemerintah Kota Pasuruan bersama jajaran Forkopimda berharap momentum Iduladha dapat menjadi penguat nilai ketakwaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Kerja sama antara ulama dan unsur pemerintah juga terlihat selama proses penyerahan bantuan hewan kurban berlangsung.
Masyarakat menyambut positif distribusi bantuan yang dinilai lebih merata dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, proses penyembelihan hewan kurban di setiap kelurahan juga mendapat pengawasan dari tim medis guna memastikan kebersihan dan kesehatan daging yang akan dibagikan kepada warga. [ada/beq]




