Tanam 50 Ribu Ha Serentak, Kementan Pacu Produksi Lewat Optimasi Lahan

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI — Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat peningkatan produksi pangan nasional melalui program Optimasi Lahan (Oplah) yang kini menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan. Upaya tersebut diwujudkan melalui percepatan tanam di lebih dari 50.000 hektare lahan Oplah dan Corporate Social Responsibility (CSR) yang tersebar di 25 provinsi di Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang sebelumnya kurang produktif agar kembali optimal menopang produksi pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim global.

Gerakan Tanam Serentak nasional yang untuk keenam kalinya digelar Kementerian Pertanian dipusatkan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (22/5/2026). Program ini menjadi bagian dari strategi percepatan tanam sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengatakan gerakan tanam serentak menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan seluruh potensi lahan pertanian yang tersedia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurutnya, pemanfaatan lahan oplah yang diperkuat melalui kemitraan CSR menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan secara merata di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Sulawesi, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Gerakan ini bukan hanya soal menanam, tetapi memastikan Indonesia memiliki fondasi pangan yang kuat dan berkelanjutan. Seluruh potensi lahan harus dimanfaatkan secara optimal agar produksi terus meningkat,” ujar Arsanti.

Gerakan Tanam Serentak nasional yang untuk keenam kalinya digelar Kementerian Pertanian dipusatkan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (22/5/2026). - (Kementan)

Di lokasi pusat kegiatan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pertanian daerah. Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Kabupaten Sukabumi, Tri Romadhono Suwardianto, menilai bantuan infrastruktur dan alat mesin pertanian (alsintan) dari Menteri Pertanian memberikan dampak besar terhadap peningkatan produktivitas petani di Sukabumi.

Direktur Serealia Tanaman Pangan, Gunawan menegaskan Gerakan Tanam Serentak harus menjadi pemantik semangat dan konsistensi seluruh penanggung jawab (PJ) di masing-masing provinsi dalam mencapai target swasembada pangan nasional.

Ia juga meminta seluruh penyuluh pertanian di bawah koordinasi BPPSDMP terus aktif mengawal pelaksanaan tanam di lapangan serta disiplin melaporkan data Luas Tambah Tanam (LTT).

“Gerakan tanam serentak ini harus menjadi penyemangat bagi seluruh PJ provinsi untuk memaksimalkan capaian target. Jangan sampai gerakan ini hanya berjalan sesaat, tetapi harus terus dikawal secara berkelanjutan. Peran penyuluh sangat penting untuk memastikan pergerakan tanam dan pelaporan LTT tetap berjalan optimal,” kata Gunawan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serangan dari Dalam Iran Diam-Diam Lumpuhkan AS dan Israel
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Menlu AS Akui Perundingan dengan Iran Berlanjut, tapi Tegaskan Selat Hormuz Wajib Dibuka
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Kriminalisasi Kebijakan Wajib Cek ‘Mens Rea’, Bukan Cuma Kerugian Negara
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Daftar Skuad Sementara Ghana untuk Piala Dunia 2026: Mohammed Kudus Dicoret
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Fadli Zon Ungkap Alasan Presiden Prabowo Salat Iduladha di Prancis
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.