WASHINGTON, KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio menyatakan perundingan dengan Iran berlanjut di Qatar.
Rubio menyebut kesepakatan potensial akan memakan waktu beberapa hari hingga bisa disepakati.
Marco Rubio menekankan Presiden AS Donald Trump menginginkan kesepakatan damai dengan Iran.
Menurutnya, delegasi AS dan Iran di Qatar masih terlibat tawar-menawar.
Baca Juga: AS Serang Iran Tewaskan 4 Personel IRGC saat Gencatan Senjata, Berdalih Pertahanan Diri
"Ada perundingan yang berlangsung di Qatar hari ini. Saya kira terdapat tarik-ulur tentang bahasa tertentu dalam dokumen awal, jadi ini mungkin akan memakan waktu beberapa hari," kata Rubio saat berkunjung ke Jaipur, India, Selasa (26/5).
"Presiden (Trump) berharap ini akan berhasil. Dia menginginkan kesepakatan yang bagus atau tidak ada kesepakatan sama sekali," imbuhnya.
Lebih lanjut Rubio menekankan AS tetap pada posisi bahwa Iran harus membuka blokade di Selat Hormuz.
"Mereka harus membukanya (Selat Hormuz) dengan satu atau lain cara, jadi itu perlu dibuka. Apa yang terjadi di sana melanggar hukum, ilegal, dan tidak baik bagi dunia, ini tidak bisa diterima," kata Rubio dikutip Al Jazeera.
Pernyataan tersebut disampaikan Rubio usai militer AS menyerang wilayah selatan Iran, Senin (25/5). Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan militer AS menyerang fasilitas peluncuran rudal dan perahu penanam ranjau Iran.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- perang iran
- perundingan iran as
- marco rubio
- donald trump
- iran





