Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, akan mengandalkan sistem Coretax untuk mendongkrak penerimaan negara tahun ini. Menurut Purbaya, salah satu keunggulan Coretax adalah kemampuan sistem untuk menghitung dan mencocokkan data perpajakan secara otomatis sehingga mempersempit celah penghindaran pajak.
"Kinerja Cortex bisa meningkatkan pendapatan dari Pajak yang kurang cukup signifikan. Karena dengan Cortex, semuanya dihitung hampir otomatis. Jadi, orang gak bisa lari," kata Purbaya saat ditemui wartawan di Kantor DJP, Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Meskipun begitu, Bendahara Negara itu mengakui sistem Coretax sempat menuai banyak kritik sejak awal penerapan. Namun, ia menilai tingkat protes mulai berkurang seiring meningkatnya efektivitas sistem tersebut dalam mengawasi pelaporan pajak.
“Jadi, harusnya sih lebih efisien. Kalau Anda lihat Cortex yang dulunya banyak di protes. Sekarang juga masih ada protes, tapi kan udah sedikit,” ujarnya.
Purbaya membeberkan data wajib pajak yang tersebar di berbagai perusahaan kini dapat langsung terintegrasi dalam sistem Cortax sehingga mempermudah pengawasan.
“Kira-kira gitu. Ya, berdasarkan SPT yang masukin yang sebelah sana. Kalau saya punya perusahaan banyak ya. Kerja di sini, kerja sana, kerja sana. Nanti otomatis mereka yang masukin Cortex. Saya pas begitu jaman pengembangan Pajak itu sudah masuk ke Cortex udah otomatis,” tuturnya.
Dengan sistem yang semakin terintegrasi, Purbaya menilai peluang manipulasi maupun penghindaran pajak menjadi semakin kecil.
“Jadi, hitungnya cuma sedikit. Dan kalau mau lari-lari, gak bisa. Itu yang membuat pendapatan dari Cortex itu meningkat dibanding tahun sebelumnya cukup signifikan,” katanya.
Lebih lanjut, Purbaya mengatakan saat ini proses restrukturisasi di sektor perpajakan dan kepabeanan mulai menunjukkan hasil positif terhadap penerimaan negara. Ia optimistis target pendapatan tahun ini dapat tercapai dengan dukungan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga: Coretax jadi Revolusi Pajak Digital, tapi Riset Ini Hitung Ada Faktor Lain yang Menentukan Kepatuhan Wajib Pajak
Baca Juga: Penerimaan Pajak 2027 Ditargetkan 10,5%, Pemerintah Andalkan Coretax dan Windfall Tax
“Jadi, kelihatannya target tahun ini akan baik. Becukai juga akan bagus juga. Jadi, kita sudah melihat hasil dari proses restrukturasi di Pajak dan di Bea Cukai,” ujar Purbaya.
Ia menambahkan, penggunaan teknologi akan terus diperluas guna meningkatkan efisiensi dan memperkuat pengawasan penerimaan negara.
“Jadi, akan bagus sekali tahun ini dan tahun ke depannya. Kita gunakan semua teknologi yang ada untuk meningkatkan pendapatan Pajak maupun Bea Cukai. Kita pakai AI di Pajak maupun di Bea Cukai,” katanya.





