JAKARTA, KOMPAS.TV - Piala Dunia 2026 dipastikan akan mencetak rekor baru terkait alokasi hadiah uang tunai.
Melansir situs resmi FIFA, total distribusi hadiah uang untuk 48 tim peserta mencapai USD 871 juta (sekitar Rp14,3 triliun), naik 15% dari pengumuman awal Desember 2025.
Angka tersebut melonjak tajam hingga 50 persen jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya.
Nantinya, tim yang berhasil merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026 berhak mengantongi hadiah utama sebesar 50 juta dolar AS (sekitar Rp890 miliar).
Nominal tersebut melampaui pendapatan yang pernah diraup oleh para kampiun di edisi-edisi terdahulu.
Sebagai perbandingan, Argentina menerima 42 juta dolar AS usai mengangkat trofi pada Piala Dunia 2022. Sebelumnya, Prancis mendapatkan 38 juta dolar AS saat berjaya pada edisi 2018, dan Jerman membawa pulang 35 juta dolar AS atas kesuksesan mereka di tahun 2014.
Sementara itu, tim yang finis sebagai runner-up pada turnamen 2026 mendatang akan menerima kompensasi sebesar 33 juta dolar AS (sekitar Rp587 miliar), disusul oleh peraih peringkat ketiga yang berhak atas 29 juta dolar AS.
Guna mematangkan persiapan menuju kompetisi, FIFA juga telah memastikan bahwa setiap tim peserta akan menerima suntikan dana awal sebesar 2.5 juta dolar AS.
Melalui skema pembagian ini, dapat dipastikan bahwa setiap federasi yang mengirimkan wakilnya ke Piala Dunia 2026 setidaknya akan mengamankan pendapatan minimal sebesar 12.5 juta dolar AS (sekitar Rp187 miliar).
Perhitungan ini didapat karena tim yang menempati posisi ke-33 hingga ke-48 sekalipun tetap akan menerima kucuran dana partisipasi sebesar 10 juta dolar AS.
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Gading-Persada
Sumber : FIFA
- hadiah piala dunia 2026
- daftar hadiah piala dunia 2026
- hadiah piala dunia
- FIFA
- Gianni Infantino
- Piala Dunia 2026





