Bison sapi kurban Presiden pembawa berkah bagi peternak Bengkulu

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Bengkulu (ANTARA) - Di halaman Masjid Al Anshor, Kelurahan Sukarami, Kota Bengkulu, seekor sapi limousin berbobot lebih dari satu ton menjadi perhatian warga yang datang menjelang penyembelihan hewan kurban, Rabu (27/5/2026).

Sapi bernama Bison itu bukan sekadar hewan kurban biasa. Ia merupakan satu dari 11 sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Bengkulu.

Tubuh Bison tampak mencolok di antara hewan kurban lainnya. Lehernya besar, badannya kekar dengan otot yang menonjol. Penampilannya yang gagah itulah yang menginspirasi pemiliknya, Pendi Kurniawan, memberi nama Bison.

Bagi Pendi, sapi berusia lima tahun itu bukan sekadar ternak yang berhasil terjual dengan harga mencapai Rp120 juta. Bison telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebagai peternak yang menggantungkan ekonomi keluarga dari usaha penggemukan sapi.

Untuk mendapatkan bibit terbaik, Pendi bahkan mencari hingga ke Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, yang berjarak belasan jam perjalanan dari Bengkulu. Bibit tersebut kemudian dibawa ke Kabupaten Mukomuko untuk menjalani proses penggemukan hingga tumbuh menjadi salah satu ternak unggulan miliknya.

Menurut Pendi, tidak ada rahasia khusus untuk menghasilkan sapi dengan ukuran dan kualitas yang baik. Kuncinya adalah konsistensi dalam memberikan perhatian setiap hari.

Ia mengatur jadwal makan secara teratur, menjaga waktu istirahat ternak, serta memastikan kebersihan tubuh sapi tetap terjaga. Bison dimandikan dua kali sehari dan diberi makan tiga kali sehari agar kondisi fisiknya selalu prima.

“Kalau waktu makan, ya makan. Waktu tidur, tidur. Saat mandi, ya mandi. Jadi mandinya dua kali sehari, makannya tiga kali. Sudah seperti keluarga sendiri,” kata Pendi.



Rutinitas sederhana itu dijalani selama lima tahun proses penggemukan. Bagi seorang peternak, keberhasilan tidak datang secara instan. Seekor sapi membutuhkan waktu panjang untuk tumbuh, sementara pemiliknya harus sabar menunggu hasil dari kerja keras yang dilakukan setiap hari.

Kesabaran itu kini berbuah manis. Tahun ini, Bison terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk Provinsi Bengkulu dengan bobot terbesar di antara 11 sapi bantuan presiden yang didistribusikan di daerah tersebut.

Bagi Pendi, momen itu memang bukan pengalaman pertama. Tahun ini menjadi kali ketiga sapi miliknya dibeli sebagai hewan kurban presiden. Sebelumnya, satu sapi miliknya terpilih pada masa Presiden Joko Widodo dan satu ekor lainnya dibeli pada masa Presiden Prabowo Subianto.

Meski bukan pengalaman pertama, perasaan Pendi tetap campur aduk saat menurunkan Bison di halaman Masjid Al Anshor. Ia sedih harus berpisah setelah lima tahun merawat sapi itu. Namun, di sisi lain, ia merasa bangga karena berhasil membesarkan ternak yang kini terpilih sebagai bantuan kurban presiden dengan bobot lebih dari satu ton, sehat, dan gagah.

Kepercayaan yang datang berulang kali itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak asal Mukomuko tersebut. Di tengah banyaknya peternak yang menawarkan ternak terbaik mereka, sapi-sapi milik Pendi mampu memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Bison dan sapi-sapi kurban presiden lainnya yang berhasil ia kembangkan ternyata bukan hanya menghadirkan kebanggaan, tetapi juga membawa dampak nyata bagi kehidupan keluarganya.

Hasil penjualan sapi presiden pada tahun-tahun sebelumnya membantu mewujudkan salah satu impiannya, yakni menunaikan ibadah umrah.

Bagi Pendi, pencapaian itu menjadi bukti bahwa usaha peternakan dapat memberikan masa depan yang lebih baik jika dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Keuntungan dari penjualan Bison kali ini pun tidak akan dihabiskan untuk kebutuhan sesaat. Ia berencana menginvestasikan kembali hasil penjualan tersebut dengan membeli sejumlah bibit sapi baru untuk digemukkan dan dipersiapkan menghadapi musim kurban berikutnya.

Langkah itu menunjukkan bagaimana usaha peternakan terus berputar dari satu generasi ternak ke generasi berikutnya. Hasil yang diperoleh hari ini menjadi modal untuk membangun harapan pada masa mendatang.

Kini, perjalanan Bison sebagai ternak peliharaan Pendi telah sampai pada tujuan akhirnya. Dari kandang peternak rakyat di Mukomuko, sapi itu diantarkan ke Kota Bengkulu sebagai bagian dari ibadah kurban yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat pada Hari Raya Idul Adha 2026.

Bison pun menjadi pembawa berkah bagi Pendi, sekaligus penyemangat untuk terus mengembangkan usaha peternakan dan penggemukan sapi yang selama ini menjadi sumber penghidupan keluarganya.

Di balik tubuh besar Bison, tersimpan cerita tentang seorang peternak yang setiap hari memulai pekerjaannya dengan harapan sederhana: merawat ternak sebaik mungkin dan menunggu hasilnya pada waktu yang tepat.



11 sapi bantuan presiden

Pemerintah Provinsi Bengkulu menerima 11 sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk Idul Adha 2026. Bantuan tersebut didistribusikan ke kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

Bantuan itu menjadi bentuk perhatian Presiden Prabowo kepada masyarakat di berbagai daerah, termasuk provinsi berjuluk Bumi Merah Putih tersebut. Penyaluran sapi kurban juga diharapkan memperkuat semangat berbagi dan kebersamaan pada momentum Hari Raya Idul Adha.

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada provinsi yang membentang di pesisir barat Pulau Sumatera sepanjang 526 kilometer itu.

Selain menyampaikan terima kasih, masyarakat Bengkulu juga mendoakan agar Presiden Prabowo Subianto senantiasa diberi kesehatan, perlindungan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin Indonesia.

Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Masjid Al Anshor, Nusirwan, mengatakan panitia telah menyiapkan sekitar 500 kupon pembagian daging kurban untuk masyarakat.

Panitia menargetkan seluruh proses penyembelihan hingga pendistribusian daging selesai pada hari yang sama sehingga manfaat kurban dapat segera dirasakan warga.

Melalui bantuan tersebut, manfaat dari seekor sapi yang dirawat bertahun-tahun oleh peternak di Mukomuko akhirnya menjangkau ratusan keluarga di Kota Bengkulu.

Perjalanan Bison pun tidak hanya berakhir sebagai hewan kurban presiden, tetapi juga menjadi penghubung antara kerja keras seorang peternak, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, dan kebahagiaan warga yang menerima manfaat kurban pada Hari Raya Idul Adha.

Baca juga: Sapi kurban Presiden di Yogyakarta dibagikan ke warga bantaran Code

Baca juga: Pemkab Bandung salurkan bantuan sapi kurban Presiden di Dayeuhkolot

​​​​​​​




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MenPPPA: Media berperan strategis cegah kekerasan terhadap perempuan
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Akses GT Waru 6 Kembali Normal, PT JSM Pastikan Kelancaran Perjalanan
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Libur Iduladha, Jasa Marga Prediksi 1,09 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Hery Susanto dan Yeka Tersandung Kasus Korupsi, Ombudsman Janjikan Pembenahan Total
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Naik Kapal Pesiar Makin Seru, Ini 7 Hal Menarik yang Ada di Disney Cruise Singapore
• 23 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.