Rusia: Pentagon gunakan Starlink untuk campuri urusan negara lain

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Alimov menuding markas besar Departemen Pertahanan AS, Pentagon, memanfaatkan sistem komunikasi satelit Starlink untuk campur tangan dalam urusan dalam negeri negara lain.

Alimov menyoroti isu penggunaan sistem internet satelit Orbit Rendah Bumi, yang disebutnya ilegal, dalam Forum Keamanan Internasional di Moskow, Rabu.

"Bukan rahasia lagi bahwa teknologi ini, khususnya Starlink, yang menyediakan akses internet tanpa melalui regulator nasional, digunakan untuk campur tangan dalam urusan internal negara, termasuk untuk mengorganisir protes," kata dia.

SpaceX, perusahaan antariksa yang mengelola Starlink, tidak merahasiakan fakta bahwa mereka adalah kontraktor Pentagon, kata diplomat itu.

"Kita sekarang melihat bagaimana perusahaan ini berkembang di pasar global dengan dalih kemudahan komunikasi satelit, secara efektif memperoleh kemampuan untuk memengaruhi penduduk negara lain. Ini tidak diragukan lagi merupakan tren yang mengkhawatirkan," ujar Alimov.

Karena itu, tutur dia, Rusia berupaya memastikan regulasi yang transparan terhadap penggunaan sistem tersebut dan kepatuhan operator terhadap hukum nasional negara tempat mereka beroperasi.



Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: China akan luncurkan 200.000 satelit untuk saingi Starlink

Baca juga: Media: AS kirim ribuan terminal Starlink ke Iran usai protes Januari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Bensin Naik, Sentimen Konsumen AS Sentuh Titik Terendah per Mei 2026
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
DPP Partai Golkar Gelar Kurban, Ketua Umum Bahlil Sumbang Sapi 1,3 Ton
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Razia di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, Selebgram dan Anak Kepala Daerah Positif Narkoba
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Trump Pemeriksaan Kesehatan Jelang Ultah ke-80: Semua Sempurna
• 11 jam laludetik.com
thumb
Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Kendari
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.