Jakarta, VIVA – Persija Jakarta belum lama ini resmi mengakhiri kerja sama dengan Mauricio Souza. Namun, belum juga kursi pelatih itu dingin, nama eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sudah ramai dikaitkan dengan Macan Kemayoran.
Spekulasi itu bukan muncul tanpa alasan. Kunjungan Shin Tae-yong ke Jakarta International Stadium (JIS) saat laga Persija kontra Dewa United pada Maret 2026 kembali disorot publik. Banyak pendukung Persija mulai menghubungkan momen tersebut dengan kabar pencarian pelatih anyar untuk musim depan.
Keputusan Persija berpisah dengan Mauricio Souza diumumkan usai berakhirnya Super League 2025/2026. Meski sempat membawa warna baru dalam permainan tim, manajemen menilai target utama belum berhasil dicapai.
“Kontrak Mauricio Souza berakhir di akhir musim 2025/2026 dan manajemen Persija memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak, mengingat bahwa target yang disepakati pada awal kontrak tidak tercapai,“ tulis pernyataan resmi Persija.
Tak hanya Mauricio, seluruh staf kepelatihan asal Brasil yang dibawanya juga ikut meninggalkan klub.
“Persija juga mengakhiri kebersamaan dengan Italo Bartole Resende (asisten pelatih), Vitor Branco da Cruz (pelatih fisik), Gerson Rodrigues Rios (pelatih kiper), Caio Araujo (analis), dan Claudio Luzardi (interpreter),” lanjut pernyataan tersebut.
Meski gagal memenuhi target juara, perjalanan Mauricio bersama Persija sebenarnya meninggalkan catatan yang cukup impresif. Di bawah arahannya, Persija berhasil mengoleksi 71 poin lewat 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Torehan itu menjadi salah satu pencapaian terbaik Persija dalam satu dekade terakhir sejak kompetisi kembali memakai format satu wilayah.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, tetap memberikan apresiasi terhadap kontribusi Mauricio selama satu musim terakhir.
“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan,” ujar Prapanca.
Kini fokus Persija langsung tertuju pada pencarian sosok pengganti. Prapanca memastikan komunikasi dengan beberapa kandidat pelatih sudah dilakukan.
“Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” katanya.





