Jusuf Kalla: Momen Idul Adha Jadi Momentum Dunia Rehabilitasi Gaza

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) menyoroti kondisi Gaza, Palestina, dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Ia menilai Idul Adha harus menjadi momentum bagi negara-negara di seluruh dunia untuk bersama-sama merehabilitasi Gaza yang sampai saat ini masih berada dalam situasi konflik.

“Mudah-mudahan mereka (Palestina dan Israel) sepakat, mudah-mudahan kemudian dunia ini bersatu untuk merehabilitasi semua itu,” kata JK ditemui usai salat Id, di Masjid Agung Al-Azhar, Rabu (27/5/2026).

Baca juga: Tak Bisa Asal Berani, Teknik dan Pengalaman Kunci Penting Saat Sembelih Hewan Kurban

JK menilai eskalasi serangan Israel terhadap Palestina saat ini mulai menurun dibandingkan pada Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah tahun lalu.

“Kalau di Gaza kan agak lumayan dibanding dengan tahun lalu. Tahun lalu penuh dengan serangan, sekarang ada gencatan senjata,” kata dia.

JK juga mengaku setuju dengan isi khotbah yang disampaikan tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin, yang menjadi khatib salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar.

Dalam khotbahnya, Din menyoroti pentingnya persatuan umat Islam untuk membangun Indonesia serta tetap menjalankan ajaran agama.

“Ya, seperti tadi khotbah itu bahwa kita selalu mengingat pengorbanan itu dan juga tentu suatu persatuan, ibadah dan juga kepercayaan kepada Allah SWT,” ujar dia.

Selain JK, Anggota Majelis Etik Ombudsman RI, Jimly Asshidique juga menyoroti hal serupa.

Baca juga: Masjid Istiqlal Sembelih Hewan Kurban Besok, Daging Dibagikan ke Musala hingga Panti Binaan

Ia menilai persatuan harus dicapai seluruh umat Islam di dunia agar kemerdekaan Palestina tercapai.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Dunia Islam ini sedang membutuhkan daya rekat persatuan. Masa menghadapi Israel enggak sama pendapatnya negara-negara di Arab sana. Jangan terpaku hanya kepada Sunni-Syiah, masa kita membela Yahudi-Zionis. Nah ini karena tidak adanya persatuan,” tutur Jimly ditemui terpisah.

Namun, menurut Jimly, terlepas dari konflik yang terjadi, seluruh umat beragama di dunia harus membela Palestina karena persoalan tersebut bukan semata soal agama, melainkan kemanusiaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkot Surabaya Menjamin Ketersediaan Stok Pangan Selama Libur Iduladha 2026
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pertamina Dorong Budaya Belajar Mandiri Lewat Penguatan Ekosistem Literasi Digital
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Mensos Ingatkan Masyarakat Perkuat Semangat Tabayun di Era Disrupsi Teknologi
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemkot Bandung Pastikan 18.036 Hewan Kurban Sehat dan Bebas PMK Jelang Idul Adha 1447 Hijriah
• 1 jam lalupantau.com
thumb
3 Wisata Anak Sekolah Lokasinya Tidak Jauh dari Jakarta
• 34 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.