jakarta.jpnn.com - Politikus senior Partai Golkar Agung Laksono mengatakan Kosgoro membutuhkan figur yang memahami sejarah organisasi dan memiliki jejaring nasional.
Selain itu, Agung Laksono menilai Kosgoro membutuhkan ketua umum yang mampu menjembatani semangat kaderisasi.
BACA JUGA: Politikus Golkar Sebut MBG Usaha Tingkatkan Kualitas SDM
Ketua umum Kosgoro juga harus bisa menjawab kebutuhan transformasi organisasi di masa kini dan mendatang.
"Kosgoro membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya memahami sejarahnya, tetapi
BACA JUGA: Bahlil Lahadalia: Golkar Harus Makin Kompak, Tidak Boleh Terpecah
juga mampu membawa organisasi menjawab tantangan zaman," ujar Agung Laksnono, Rabu (27/5).
Agung Laksono berharap elektabilitas Partai Golkar juga bisa terangkat.
BACA JUGA: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Golkar Minta Pemerintah Ambil Langkah Tegas
"Saya berharap jika dia terpilih jadi ketua Kosgoro, semoga bisa mengangkat suara Golkar pada Pemilu 2029," jelas Agung Laksono.
Di sisi lain, banyak tokoh senior yang memberikan dukungan kepada La Ode Safiul Akbar.
Dia diharapkan bisa membuat Kosgoro makin solid dan meningkatkan elektabilitas Golkar.
La Ode Safiul Akbar sendiri sudah mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957.
Dia mengaku sudah memperoleh restu Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
La Ode Safiul Akbar membawa gagasan mengembalikan Kosgoro 1957 pada akar
perjuangannya sebagai organisasi karya yang dekat dengan masyarakat melalui penguatan
ekonomi kerakyatan, kaderisasi, dan pengembangan organisasi. (jos/jpnn)
Redaktur & Reporter : Ragil




