HARIAN.FAJAR.CO.ID, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan penuh kebersamaan di Lapangan Andi Makkassau, Rabu, 27 Mei 2026. Momen ini dimanfaatkan Wali Kota Tasming Hamid untuk mengajak masyarakat saling berbagi dan memperkuat persatuan di tengah tantangan pembangunan yang dihadapi kota.
Salat Iduladha berlangsung khidmat di pagi hari yang cerah di Kota Parepare, yang dikenal sebagai kota kelahiran BJ Habibie. Dalam sambutannya, Tasming Hamid menegaskan pentingnya ibadah kurban sebagai sarana meningkatkan kepedulian sosial terutama kepada fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan.
“Mari saling berbagi khususnya kepada fakir dan miskin serta masyarakat yang membutuhkan,” katanya pada ribuan jamaah yang hadir.
Lebih lanjut, Tasming menekankan bahwa menjaga rasa persatuan dan kesatuan merupakan kunci utama dalam membangun Kota Parepare yang dicintai bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Tasming juga memaparkan capaian pembangunan kota yang menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Parepare meningkat dari 80,97 persen pada 2024 menjadi 81,50 persen pada 2025.
Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 5,27 persen menjadi 4,44 persen, turun sebesar 0,83 persen. Pendapatan per kapita penduduk juga mengalami peningkatan dari Rp61,97 juta menjadi Rp65,2 juta.
Kendati capaian tersebut menggembirakan, Tasming mengakui pemerintah kota menghadapi tantangan berat terutama terkait efisiensi anggaran dan berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah. Hal ini berdampak pada belum optimalnya perbaikan infrastruktur di Parepare.
“Meski dengan tantangan itu, bukan berarti menjadi penghalang untuk mengabdi,” jelas Tasming menutup sambutannya dengan optimisme tinggi bersama Wakil Wali Kota Hermanto P. (*/)





