Jakarta, VIVA – Bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H yang jatuh pada 27 Mei 2026, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Darunnajah yang mengonsolidasikan gerakan penghimpunan Laziswaf Darunnajah secara resmi mengumumkan pencapaian luar biasa dalam pelaksanaan program "Kita Qurban Darunnajah".
Direktur Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Darunnajah Zakiyanto Arief mengatakan pihaknya berhasil menghimpun dan mengelola total amanah qurban sebanyak 41 ekor sapi/kerbau dan 432 ekor kambing/domba dari para donatur dan muhsinin.
Perolehan tersebut dikonversikan dengan ketentuan syariat, maka total akumulasi pemotongan hewan qurban pada tahun ini mencapai angka yang luar biasa, yaitu 719 ekor setara kambing. Angka ini, lanjut dia, mencatatkan sejarah baru sebagai volume perolehan qurban tertinggi kedua sepanjang masa pendataan institusi sejak pasca-pandemi.
Selain itu, kata dia, pencapaian tahun ini merepresentasikan lonjakan pertumbuhan yang sangat masif, yakni sebesar 46 persen dibandingkan dengan perolehan tahun 2025.
Sinyal positif ini menjadi indikator penguatan kepercayaan publik yang sangat kokoh sekaligus menandai momentum kebangkitan gerakan filantropi terkuat dalam kurun waktu lima tahun terakhir di bawah pengelolaan terpadu LAZNAS Darunnajah.
Melihat tren jangka panjang dalam rentang waktu 14 tahun ke belakang LAZNAS Darunnajah mencatat kurva pertumbuhan akumulatif yang impresif hingga mencapai 119 persen dengan total keseluruhan hewan qurban yang berhasil disalurkan sepanjang sejarah mencapai 7.717 ekor.
Rekam jejak pertumbuhan yang konsisten ini membuktikan dedikasi tanpa henti dari seluruh elemen internal pesantren, rektorat, universitas, serta kesetiaan berlapis dari para donatur.
Keberhasilan pengelolaan ini merupakan cerminan mutlak dari kokohnya modal sosial dan kepercayaan (trust) yang diberikan oleh ekosistem kemitraan Darunnajah yang inklusif, mulai dari jajaran alumni lintas generasi, wali santri, korporasi mitra, hingga donatur ritel publik.
Distribusi amanah ini dilaksanakan secara serentak dan terintegrasi melalui jaringan strategis di 23 Pondok Pesantren Cabang Darunnajah yang tersebar di wilayah pelosok Nusantara, serta diperkuat penuh oleh keterlibatan civitas akademika Universitas Darunnajah.
Zakiyanto Arief menegaskan komitmen akuntabilitas publik yang melekat pada pencapaian tahun ini.
"Kepercayaan besar yang dititipkan kepada kami tahun ini bukan sekadar sebuah transaksi spiritual biasa antara pe-qurban dan lembaga. Ini adalah bentuk ikatan ukhuwah islamiyah yang mendalam, yang senantiasa kami rawat di atas fondasi transparansi mutlak, akuntabilitas regulasi serta syar'i, dan komitmen penuh untuk mengantarkan setiap amanah daging qurban kepada mustahik yang paling berhak menerimanya di seluruh penjuru negeri," kata Zakiyanto Arief kepada wartawan, Rabu, 27 Mei 2026.





