ANTARA - Departemen Kehakiman Amerika Serikat menilai UCLA gagal menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi mahasiswa Yahudi dan Israel. Gugatan dilayangkan setelah aksi pro-Palestina di kampus memicu dugaan diskriminasi dan antisemitisme. UCLA membantah tuduhan tersebut dan menyatakan telah mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah itu. (XINHUA/I Gusti Agung Ayu N/Denno Ramdha Asmara/Hilary Pasulu)





