AKLI Siap Dukung Percepatan Pengembangan Energi Listrik Nasional

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
AKLI Siap Dukung Percepatan Pengembangan Energi Listrik NasionalNasional | sindonews | Rabu, 27 Mei 2026 - 22:03

Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pengembangan sektor energi listrik nasional.

Ketua Umum AKLI Puji Muhardi mengatakan, dukungan tersebut mencakup program strategis seperti peningkatan rasio elektrifikasi nasional, pembangunan jaringan distribusi listrik, pembangunan gardu induk, penguatan sistem transmisi, hingga pemerataan akses energi listrik ke daerah terpencil dan kawasan industri baru.

Baca juga: Tertibkan SLO Bodong, AKLI Palembang Perketat Pengawasan

"Langkah pemerintah memperkuat sektor ketenagalistrikan merupakan kebijakan strategis. Tidak hanya untuk menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi, investasi, dan daya saing industri nasional," ujar Puji, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga:Masinis KA Argo Bromo Anggrek Selamat setelah Insiden Tabrak KRL di Bekasi Timur

Sebagai organisasi yang menaungi kontraktor listrik dan mekanikal di Indonesia, AKLI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program strategis pemerintah dan PT PLN (Persero). Pembangunan infrastruktur kelistrikan nasional memiliki peran vital dalam mendukung agenda industrialisasi, hilirisasi, serta pengembangan kawasan ekonomi di berbagai daerah.Karena itu, dia menilai sinergi antara pemerintah, PLN, asosiasi, dan pelaku usaha menjadi faktor penting agar seluruh proyek ketenagalistrikan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan selesai sesuai target.

Namun di tengah komitmen dukungan tersebut, AKLI meminta pemerintah dan PLN untuk mengevaluasi dan mengkaji kembali penerapan Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 0620.K/DIR/2013 tentang Pedoman Umum Pengadaan Barang dan Jasa.

Puji menjelaskan, mekanisme pengadaan material yang seluruhnya disiapkan PLN di lapangan masih menimbulkan kendala teknis yang berdampak langsung pada progres proyek. Kendala tersebut meliputi keterlambatan distribusi material, ketidaksesuaian spesifikasi barang, hingga ketidaklengkapan material saat pekerjaan berlangsung.

"Kondisi ini menyebabkan kontraktor kesulitan menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal kontrak. Tidak sedikit proyek mengalami keterlambatan karena material utama belum tersedia lengkap di lapangan," ujar Puji.

Baca Juga:Sambangi Lokasi Kecelakaan Kereta di Bekasi, Dasco Ungkap Hambatan Proses Evakuasi

Untuk itu, AKLI mengusulkan perubahan pola pengadaan material dengan memberikan fleksibilitas kepada kontraktor pelaksana untuk melakukan pengadaan langsung terhadap material tertentu sesuai kebutuhan teknis di lapangan. Skema ini dinilai dapat mempercepat pekerjaan, meningkatkan efisiensi operasional, meminimalisir keterlambatan, serta memperkuat pengawasan kualitas material.

AKLI juga menegaskan pemberian kewenangan tersebut tidak akan mengurangi prinsip transparansi dan akuntabilitas selama tetap dilakukan pengawasan sesuai standar PLN. Mekanisme ini bahkan dinilai dapat menciptakan sistem kerja yang lebih adaptif terhadap dinamika kebutuhan proyek strategis dengan tingkat urgensi tinggi.

"Masukan ini bukan untuk menghambat program pemerintah melainkan bentuk kontribusi konstruktif dari pelaku usaha agar sistem pelaksanaan proyek lebih optimal dan berkelanjutan," ucapnya.

#daerah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
WNI Diduga Palsukan Riset di Forum Ilmuwan Dunia Demi Bisa Jalan-jalan Gratis, Nama Indonesia Rusak!
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kemensos Buka Rekrutmen Besar-besaran 3.000 Guru dan 5.000 Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2026
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Prihatin Nasib Ribuan Guru Honorer Non-Dapodik, DPRD Ponorogo Carikan Solusi
• 14 jam lalurealita.co
thumb
Arus Banjir di Gorontalo Hanyutkan Seorang Warga Sampai ke Laut
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Samsung Galaxy A35 5G Terbaru 2026, Masih Layak Dibeli?
• 18 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.